Netral English Netral Mandarin
01:10wib
Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 optimistis target capaian program vaksinasi virus corona di Indonesia akan rampung sesuai target awal pemerintah yakni pada Desember 2021. Kasus COVID-19 meningkat drastis selama seminggu terakhir. Rumah sakit hingga Wisma Atlet melaporkan bed occupancy rate yang terus meningkat.
Soal Data Ganda Penyaluran Bansos Benar Maka Era Jokowi Lebih Kejam dari Teroris, Loyalis Jokowi Semprot Politisi Demokrat: Dasar Salawi!

Minggu, 02-Mei-2021 14:50

Politisi Demokrat, Benny K Harman
Foto : Istimewa
Politisi Demokrat, Benny K Harman
5

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Loyalis Jokowi dengan akun Putri Cebong dalam akun Twitternya menanggapi pernyataan politisi Partai Demokrat, Benny K Harman soal dugaan adanya 21 juta data ganda penerima bansos yang dilaporkan Menteri Sosial Tri Rismaharini atau Mensos Risma ke KPK.

Benny menyebut, jika yang dilaporkan Risma tersebut benar, maka dirinya mengatakan, era kepemimpinan Jokowi lebih Kejam dari pada terorisme.

Pernyataan Benny pun mendapat tanggapan dari Putri Cebong. Melalui akun Twitter @LOVE_AG4EVER menuding Benny jika berbicara asal ngecap. Ia pun menyebut Benny sebagai kaum salawi (semua salah Jokowi).

Sebelumnya Benny K Harman soroti laporan Menteri Sosial Tri Rismaharini atau Mensos Risma ke KPK.

Mensos Risma diketahui telah melaporkan sebanyak 21 juta data ganda penerima bansos ke KPK. Laporan Risma itu mendapat tanggapan dari Benny K Harman.

Benny K Harman menyampaikan bahwa jika loparan Risma benar maka KPK harus kuat. Hal itu disampaikannya melalui cuitan di akun Twitter @BennyHarmanID pada Sabtu, 1 Mei 2021.

"Ini yang Dilaporkan Risma ke KPK, 21 juta data ganda penerima Bansos," cuit Benny K Harman.

"Jika laporan Risma betul, KPK harus kuat dan tegar," sambungnya.

Benny K Harman menilai, jika benar adanya sebanyak 21 juta, maka itu adalah kejahatan extraordinary.

Sehingga menurutnya era Presiden Jokowi memimpin lebih kejam daripada teroris.

"Ini lah kejahatan extra ordinary itu," tulis Benny K Harman.

"Di era Jokowi berkuasa. Lebih kejam dari teroris. Curi uang rakyat di siang hari bolong.#Liberte," lanjutnya.

Reporter : Wahyu Praditya P
Editor : Sulha Handayani