Netral English Netral Mandarin
03:24wib
Partai Ummat  menyinggung dominansi Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan dalam evaluasi tujuh tahun kepemimpinan Presiden Joko Widodo. China kembali menggertak Amerika Serikat setelah Presiden Joe Biden menyatakan bahwa ia akan membela Taiwan jika Negeri Tirai Bambu menyerang.
Soal Integrasi NIK dan NPWP, Muhaimin: Pemerintah Harus Pastikan Keamanan Data Warga

Kamis, 14-Oktober-2021 14:15

Ketua Umum DPP PKB Abdul Muhaimin Iskandar
Foto : Istimewa
Ketua Umum DPP PKB Abdul Muhaimin Iskandar
3

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Ketua Umum DPP PKB Abdul Muhaimin Iskandar meminta pemerintah memastikan keamanan data pribadi masyarakat terkait rencana integrasi nomor induk kependudukan (NIK) pada KTP dan nomor pokok wajib pajak (NPWP).

Dia menilai integrasi NIK dan NPWP seperti diamanahkan dalam Undang-undang (UU) Harmonisasi Peraturan Perpajakan (HPP) yang baru disahkan sehingga memerlukan pengamanan memadai agar masyarakat tidak dirugikan.

"Integrasi NIK dan NPWP adalah terobosan bagus. Namun yang perlu diingat adalah soal keamanannya, pemerintah tentu saja harus memastikan keamanan data penduduk," kata Muhaimin dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (14/10/2021).Dia menilai kerahasiaan data dan informasi NIK harus menjadi prioritas dan merupakan hak rakyat yang harus dipenuhi negara sehingga keamanan data wajib dipenuhi negara. 

Muhaimin meminta pemerintah menjadikan kasus bobolnya data penduduk yang sudah terjadi sebelumnya bisa dijadikan pelajaran betapa pentingnya keamanan data penduduk."Contoh kasusnya sudah banyak, aplikasi yang berkaitan dengan COVID-19 bisa dijadikan pelajaran oleh pemerintah bahwa keamanan data itu sangat penting. Kalau perlu keamanannya berlapis saja," ujarnya. 

Wakil Ketua DPR RI itu mengatakan dirinya bukan tidak sepakat dilakukannya integrasi data kependudukan dengan sistem administrasi perpajakan. Namun menurut dia, penerapan "single identity number" di Indonesia membutuhkan usaha yang keras dan komprehensif.

Reporter : Antara
Editor : Nazaruli