Netral English Netral Mandarin
13:41wib
Pemerintah batal menerapkan aturan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Level 3 untuk seluruh wilayah Indonesia pada periode Natal dan Tahun Baru. Pemerintah akan memperketat syarat perjalanan jarak jauh dalam negeri selama Natal dan Tahun Baru.
Soal Kecelakaan TransJakarta, Ini Kata Polisi

Rabu, 27-Oktober-2021 10:30

Kecelakaan TransJakarta
Foto : Istimewa
Kecelakaan TransJakarta
8

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Argo Yiwono mengatakan pihak kepolisian sudah mendapatkan hasil dari sampel darah supir bus TransJakarta, hasilnya tidak ada kandungan zat adiktif. 

"Adapun supir bus sendiri sudah melakukan pengecekan sampel darah, dari hasil visum sementara tidak ditemukan zat adikitif atau psikotropika," kata Argo di gedung Subdit Gakkum Polda Metro Jaya.

Sementara itu, kata Argo, untuk visum autopsi harus menunggu pihak keluarga karena supir bus tersebut tinggal di wilayah Cianjur.

"Kita masih menunggu dari keluarganya sehingga membuat terang baru terjadinya kecelakaan ini," kata Argo.

Ia mengatakan, proses investigasi hingga saat ini masih berjalan, dan belum dapat dipastikan apakah pihak kepolisian akan memanggil manajemen PT. TransJakarta atau tidak.

Penyebab kecelakaan, katanya, masih terbagi menjadi dua kemungkinan yaitu human error atau vehicle error.

"Belum, masih ada dua kemungkinan, mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa kita gelar jadi yang menentukan siapa yang menjadi penyebab berdasarkan fakta-fakta pemeriksaan saksi, baik kendaraan dan manajemen sendiri, kita lihat dalam waktu dekat," katanya.

Diberitakan sebelumnya, kecelakaan maut yang terjadi antara di Jalan MT Haryono, Jakarta Timur, menewaskan tiga orang yakni supir dengan inisial J, dan dua orang penumpang.

Lalu, berdasarkan keterangan Argo, sebanyak lima orang luka berat, 26 luka ringan dan sudah kembali dari rumah sakit, sebanyak 9 orang rawat jalan, dan sebanyak 17 orang masih dirawat di rumah sakit.

"Rumah sakit ada 3, RS Budi Asih ada 15 orang, RS Kramat Jati 17 orang dan RS MNC 1 orang," ujarnya.

Reporter : Wahyu Praditya P
Editor : Sulha Handayani

Berita Terkait

Berita Rekomendasi