Netral English Netral Mandarin
07:11wib
Partai Ummat  menyinggung dominansi Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan dalam evaluasi tujuh tahun kepemimpinan Presiden Joko Widodo. China kembali menggertak Amerika Serikat setelah Presiden Joe Biden menyatakan bahwa ia akan membela Taiwan jika Negeri Tirai Bambu menyerang.
Soal Nikah Siri Dicatatkan di Kartu Keluarga, Ini Lima Pertanyaan Mantan Menteri Agama

Sabtu, 09-Oktober-2021 10:00

Ilustrasi nikah siri
Foto : NNC
Ilustrasi nikah siri
13

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Mantan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin ikut angkat bicara soal nikah siri yang dicatatkan dalam Kartu Keluarga (KK). Lukman pun memberikan lima pertanyaan terkait langkah tersebut.

"Apa sesungguhnya tujuan dari kebijakan pencatatan Nikah Siri (NS) dalam KK? Apakah dimaksudkan sebagai bentuk pengakuan negara yg sekaligus bermakna legalisasi atas peristiwa NS?," tulisnya seperti dilansir akun resmi twitternya, di Jakarta, Sabtu (9/10/2021).

Lukman menambahkan apakah pencatatan NS dalam KK itu adalah bentuk tanggung jawab negara yg merupakan perlindungan bagi khususnya istri dan anak terhadap segala implikasi hukum yg terjadi dari peristiwa NS?

"Apakah kebijakan pencatatan NS dalam KK akan menganulir kewenangan Pengadilan Agama dalam mengesahkan NS melalui itsbat-nikah dan kewenangan Pengadilan Negri dalam menetapkan perkawinan tidak tercatat?," tulisnya.

Kemudian, tulis Lukman apakah syarat pencatatan NS dalam KK berupa adanya Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak tentang kebenaran suami-istri dari 2 orang saksi itu berkekuatan hukum dan memadai? Bagaimana bila muncul sengketa dari para saksi lain yg jumlahnya lebih banyak?

"Dikatakan bahwa dalam pencatatan NS dalam KK akan dinyatakan bahwa bunyi catatannya adalah "nikah belum tercatat".Lalu apa maksud dari adanya catatan terhadap peristiwa nikah yg mencatat bahwa nikah tsb belum tercatat?," tulisnya lagi. 

Reporter : PD Djuarno
Editor : Nazaruli