Netral English Netral Mandarin
18:52wib
Hingga matchday kedua Euro 2020 (Euro 2021) terdapat satu negara yang sudah dipastikan tersingkir dari ajang sepak bola antarnegara paling bergengsi di Benua Biru yaitu Makedonia Utara. Indonesia sedang didera lonjakan kasus Covid-19 di sebagian besar daerah. Peningkatan kasus ini terlihat dari keterisian tempat tidur di rumah sakit oleh pasien Covid-19.
Soal Novel Baswedan, FH: Jangan-jangan Anies Baswedan Juga Tak Lulus Kalau Tes Wawasan Kebangsaan

Selasa, 04-Mei-2021 21:10

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.
Foto : Istimewa
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.
6

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Mantan politisi Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean kembali mengomentari isu pemecatan Novel Baswedan bersama sejumlah pegawai KPK karena tidak lolos tes wawasan kebangsaan (TWK) sebagai syarat alih status menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Menurut Ferdinand, kesan publik terhadap Novel Baswedan adalah sosok yang cenderung pro terhadap radikalisme. Kesan tersebut, lanjutnya, kini terbukti dengan tidak lulusnya Novel dalam tes wawasan kebangsaan.

"Novel Baswedan @nazaqistsha ini terlihat aneh sejak berada di @KPK_RI . Kesan publik kepadanya, dia pro radikalisme. Fakta kemudian membuktikan dia tak lulus wawasan kebangsaan," tulis Ferdinand di akun Twitternya, Selasa (4/5/2021).

Ferdinand berpendapat, orang-orang yang pro radikalisme dan tak lulus tes wawasan kebangsaan memang seharusnya dipecat dari KPK karena bisa merusak negara.

"Negara akan rusak oleh orang-orang seperti ini, harus dipecat dari KPK," cuit @FerdinandHaean3.

Terkait hal itu, Ferdinand lantas menyentil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Ia menduga, Anies mungkin juga tidak akan lulus kalau dites mengenai wawasan kebangsaan.

"Jangan-jangan Anies Baswedan juga tidak lulus kalau diuji," kata @FerdinandHaean3.

Sebelumnya, beredar isu bahwa pimpinan KPK akan memecat 75 pegawai KPK bakal dipecat karena tak lolos tes wawasan kebangsaan. Salah satu nama yang dikabarkan akan didepak adalah Novel Baswedan.

Ketika dikonfirmasi, Novel Baswedan mengaku dirinya juga mendengar kabar soal pemecatan itu. "Iya benar, saya dengar info tersebut,” kata Novel kepada wartawan, Senin (3/5/2021).

Novel membeberkan, sudah sejak lama ada upaya dari dalam KPK untuk menyingkirkan orang-orang berintegritas di tubuh Lembaga Antirasuah itu.

"Upaya untuk menyingkirkan orang-orang baik dan berintegritas dari KPK adalah upaya lama yang terus dilakukan," ujar Novel.

"Bila info tersebut benar, tentu saya terkejut. Karena baru kali ini upaya tersebut justru dilakukan oleh Pimpinan KPK sendiri," ungkapnya seperti dikutip dari CNNIndonesia.com.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Nazaruli