Netral English Netral Mandarin
20:37 wib
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendapatkan vaksinasi COVID-19 kedua kalinya masih dengan vaksin Sinovac yang dilaksanakan di lingkungan Istana Kepresidenan Jakarta pada Rabu (27/1/2021). Komjen Listyo Sigit Prabowo resmi dilantik sebagai Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) yang baru. Pelantikan ini dilakukan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara.
Soal Papua, Eko: Ini GMKI Kenapa Dukung Ide Benny Wenda Kayak Gini? Bangke!

Sabtu, 05-December-2020 17:30

Pegiat media sosial Eko Kontadhi.
Foto : Twitter
Pegiat media sosial Eko Kontadhi.
17

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Pegiat media sosial Eko Kuntadhi melontarkan kritik pedas kepada Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) terkait dengan isu Papua Barat.

Kritik dilontarkan Eko lantaran adanya potongan video viral di media sosial dengan narasi "GMKI mendukung Kemerdekaan Papua". Video tersebut juga diunggah Eko di akun Twitternya.

Eko menyebut, GMKI selama ini lantang meneriakkan anti khilafah dan menjunjung NKRI, namun mengapa mendukung gerakan United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) pimpinan Benny Wenda.



"Ini Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) kenapa jadi mendukung ide Benny Wenda kayak gini?," tulis @eko_kunthadi, Sabtu (5/12/2020).

"Teriak-teriak anti khilafah. Menjunjung NKRI. Tapi malah menari di atas gendang sparatisme. Bangke!," tegasnya.

Sebelumnya, sebuah penggalan video dengan narasi 'GMKI mendukung kemerdekaan Papua' viral di media sosial pada Sabtu (5/12/2020).

Dalam video berdurasi 49 detik itu, terlihat seorang wanita menyinggung soal nasib orang Papua saat berbicara di atas mimbar di acara Kongres XXXVII GMKI.

Kongres XXXVII GMKI itu sendiri diketahui digelar di Kota Manokwari, Papua Barat pada tanggal 24-30 November 2020 lalu. 

Wanita tersebut mengatakan bahwa ada aspirasi peserta kongres yang meminta pemerintah pusat untuk mengembalikan hak penentuan nasib orang Papua.

"GMKI meminta pemerintah pusat kembalikan hak penentuan nasib orang Papua," kata wanita tersebut disambut riuh peserta kongres.

"Baik rekan-rekan sekalian, apa yang saya sampaikan disini tidak ada tambah maupun kurang, karena ini merupakan aspirasi suara teman-teman yang ada di pansus. Saya menghargai sehingga semuanya saya bacakan," jelasnya.

Seperti diberitakan, pimpinan ULMWP Benny Wenda, mengumumkan pembentukan pemerintahan sementara Papua Barat melalui akun Twitter-nya, Selasa (1/12/2020).

Benny Wenda memanfaatkan momen 1 Desember, yang diklaim Organisasi Papua Merdeka (OPM), sebagai hari kemerdekaan Papua Barat.

"Today, we announce the formation of our Provisional Government of #WestPapua. From today, December 1, 2020, we begin implementing our own constitution and reclaiming our sovereign land," tulis Benny Wenda.

"Hari ini, kami mendeklarasikan pembentukan Pemerintahan Sementara #PapuaBarat. Mulai hari ini, 1 Desember 2020, kami mulai menerapkan konstitusi kami sendiri dan mengeklaim kembali tanah kedaulatan kami".

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Sulha Handayani