Netral English Netral Mandarin
18:52wib
Presiden Joko Widodo mengatakan, kondisi dunia saat ini penuh dengan ketidakpastian dan persoalan yang lebih kompleks dibandingkan sebelumnya. Sistem perawatan kesehatan Singapura terancam kewalahan menghadapi lonjakan covid-19.
Soal Pembangunan Kampung Akuarium, Inggard: Ada yang Dilanggar !

Selasa, 24-Agustus-2021 22:40

Wakil Ketua Komisi A DPRD DKI, Inggard Joshua
Foto : Istimewa
Wakil Ketua Komisi A DPRD DKI, Inggard Joshua
27

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Keberadaan rumah susun (rusun) Kampung Akuarium di Pasar Ikan, Penjaringan, Jakarta Utara, menjadi sorotan. Masalah yang muncul terkait soal aturan yang dilanggar ketika rusun Kampung Akuarium dipaksakan cepat untuk dibangun dan diresmikan.

Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta, Inggard Joshua menilai, ada aturan yang dilanggar terkait Rencana Detil Tata Ruang (RDTR) dan Peraturan Zonasi dimana status tanah dikawasan sana masuk zona merah. 

"Kalau melihat Perda status tanah disana zona merah, artinya tanah negara dan masuk dalam cagar budaya,” kata Inggard di DPRD DKI, Selasa (24/8/2021).

Inggard mengaku senang dengan adanya bantuan tempat tinggal untuk warga. Namun menurut anggota DPRD empat periode ini, gubernur tidak boleh langgar aturan demi menyenangkan konstituen. 

"Saya rasa gubernur tidak boleh langgar aturan hanya demi menyenangkan konstituen, itu namanya tidak adil. Nanti bisa-bisa semua aturan dilanggar demi menyenangkan pendukung," ujarnya. 

Lebih lanjut Inggard mengatakan, seharusnya gubernur dapat bersabar untuk menunggu selesai pembahasan revisi Perda RDTR dan peraturan zonasi.

Sebelumnya, pengamat tata kota Jakarta, Nirwono Yoga, heran dengan rencana pembangunan rumah susun (rusun) Kampung Akuarium, Penjaringan, Jakarta Utara di lahan zona pemerintah daerah (P3) alias zona merah. 

Menurutnya, bangunan yang didirikan di zona merah haruslah fasilitas sarana prasarana yang khusus mendukung kegiatan pemerintahan. 

"Kalau rusun kan tidak ada kaitannya untuk mendukung kegiatan pemerintahan," kata Nirwono saat dihubungi Jumat malam, 11 Oktober 2019.

Nirwono menilai pembangunan rusun di Kampung Akuarium melanggar aturan apabila tetap dilakukan dengan dasar hukum Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2014 tentang Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) dan Peraturan Zonasi. Ketentuan bahwa bangunan di zona merah haruslah mendukung kegiatan pemerintahan.

"Jika tidak sesuai peruntukkan RTRW RDTR, kampung tersebut harus direlokasi ke permukiman terdekat berupa rusunami (rumah susun milik) dan lahan tersebut dikembalikan sesuai fungsi peruntukannya dalam RTRW RDTR," jelasnya.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sudah meresmikan pembangunan tahap pertama Kampung Susun Akuarium di Pasar Ikan, Jakarta Utara pada Selasa (17/8/2021). Untuk saat ini, ada 107 unit hunian yang siap dihuni warga yang berlokasi di dua blok.

Reporter : Wahyu Praditya P
Editor : Wahyu Praditya P