Netral English Netral Mandarin
12:29wib
Publik dihebohkan dengan ucapan selamat hari raya dari Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas kepada umat Baha'i. Video itu jadi sorotan karena Baha'i bukan salah satu dari enam agama yang diakui negara. Menaker Ida Fauziyah menyatakan karyawan dengan gaji di atas Rp 3,5 juta tetap bisa mendapatkan Bantuan Subsidi Upah (BSU) sebesar Rp 1 juta.
Soal Pembelajaran Tatap Muka di Kota Medan, Begini Kata Wali Kota

Senin, 21-Juni-2021 12:50

Wali Kota Medan Bobby Nasution berdialog dengan siswa-siswi saat meninju uji coba pembelajaran tatap muka di SMPN 1 Medan, Senin
Foto : Antara
Wali Kota Medan Bobby Nasution berdialog dengan siswa-siswi saat meninju uji coba pembelajaran tatap muka di SMPN 1 Medan, Senin
6

MEDAN, NETRALNEWS.COM - Wali Kota Medan Bobby Nasution mengaku optimistis pembelajaran dapat dilakukan secara tatap muka pada Juli 2021, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan COVID-19 secara ketat.

 

"Tentunya optimistis, tapi tetap harus melihat nantinya," katanya saat memantau uji coba pembelajaran tatap muka di SMPN 1 Medan, Senin (21/6/2021).

 

Ia menyebut bahwa pembelajaran akan lebih baik dilakukan secara tatap muka, karena mempertimbangkan psikologi siswa dan siswi.

 

Karena menurutnya, pendidikan bukan hanya sekedar materi pembelajaran, tetapi juga bagaimana mengembangkan cara berkomunikasi dan sosialisasi siswa.

 

"Karena beda kita di rumah bersosialisasi dengan keluarga dan teman sebaya itu pasti sangat beda. Ini yang hari ini mungkin agak kehilangan bagi adik-adik karena mengikuti pembelajaran secara jaring," ujarnya.

 

Untuk itu, ia meminta kepada masing-masing sekolah untuk menerapkan aturan protokol kesehatan. Hal ini untuk memastikan nantinya pembelajaran tatap muka dapat berjalan dengan aman.

 

Beberapa aturan pelaksanaan pembelajaran tatap muka, yakni pembatasan jumlah siswa dalam ruangan, pelaksanaan hanya dua kali dalam satu minggu dan hanya berlangsung selama dua jam.

 

"Tetap patuhi protokol kesehatan dengan memakai masker dan menjaga jarak," katanya.

 

 

Sementara itu, Kepala Sekolah SMPN 1 Lisnawati memastikan nantinya pembelajaran tatap muka di sekolah tersebut tetap dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

 

Ia juga menyebut bahwa sudah 99 persen para tenaga pengajar di sekolahnya divaksinasi COVID-19 guna mendukung pembelajaran tatap muka.

 

"Tadi disampaikan Wali Kota bahwa kita harus menambahkan wastafel untuk mencuci tangan di depan kelas masin-masing. Ini nanti akan kita tambahkan," katanya.

Reporter : Antara
Editor : Sesmawati