Netral English Netral Mandarin
22:37wib
Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo mewacanakan mengganti maskapai BUMN PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk dengan Pelita Air milik PT Pertamina (Persero). Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) akan menggelar unjuk rasa mengevaluasi 2 tahun kinerja Jokowi-Ma'ruf bersama Gerakan Buruh Bersama Rakyat (Gebrak), Kamis (28/10).
Soal Penanganan Kasus Dugaan Rudapaksa Tiga Anak di Luwu Timur, Begini Penilaian Lemkapi

Senin, 11-Oktober-2021 23:50

Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi) Dr Edi Hasibuan
Foto : Istimewa
Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi) Dr Edi Hasibuan
7

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Terkait penanganan kasus dugaan rudapaksa dengan korban tiga anak  di Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi) Dr Edi Hasibuan menilai Polri sudah sangat terbuka dan profesional. 

 

Polri sudah menjalankan tugasnya sesuai prosedur dalam menangani perkara ini, kata mantan anggota Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) ini dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (11/10/2021) sore.

 

"Kami melihat kasus ini tidak cukup bukti serta tidak menemukan unsur pidana dalam hasil visum sehingga kasusnya dihentikan tahun 2019," katanya.

Dia mengatakan pemeriksaan visum dokter juga tidak menunjukkan adanya tindakan kekerasan terhadap tiga anak yang dilaporkan menjadi korban.

 

Selain itu, hasil penilaian oleh Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2TP2A) Kabupaten Luwu juga tidak menemukan adanya tanda-tanda trauma pada ketiga anak tersebut.

"Jika hasil visum tidak ditemukan sama sekali ada indikasi kekerasan, maka Polri berkewajiban menghentikan laporan tersebut," katanya.

 

Edi meminta Polri tidak kalah dengan tekanan publik, namun jika ada fakta baru tentu akan menjadi masukan untuk Polri dalam menangani kasus ini.

Kasus ini telah viral di media sosial yang mendesak agar kasus yang sudah dihentikan penyidikan Polres Luwu Timur tersebut dibuka kembali.

Mabes Polri telah mengirimkan tim Bareskrim Polri ke Luwu Timur untuk memberikan asisten kepada penyidik di sana dan menegaskan bahwa perkara ini tetap ditangani kepolisian di daerah.

Reporter : Sesmawati
Editor : Nazaruli