Netral English Netral Mandarin
04:44wib
Presiden Joko Widodo mengatakan, kondisi dunia saat ini penuh dengan ketidakpastian dan persoalan yang lebih kompleks dibandingkan sebelumnya. Sistem perawatan kesehatan Singapura terancam kewalahan menghadapi lonjakan covid-19.
Soal Perusakan Masjid Ahmadiyah, Putri Gus Dur: Ada Polisi Saat Kejadian Tapi Kenapa Dibiarkan, Pak Jokowi?

Sabtu, 04-September-2021 21:35

Alissa Wahid
Foto : Istimewa
Alissa Wahid
11

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Putri Presiden ke-4 Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Alissa Wahid, mengecam tindakan sekelompok orang yang merusak Masjid Miftahul Huda milik jemaah Ahmadiyah di di Sintang, Kalimantan Barat (Kalbar) pada Jumat (3/9/2021) kemarin.

Alissa mengatakan, apapun alasannya, perusakan Masjid Ahmadiyah itu merupakan pelanggaran hak konstitusional warga dan tindakan teror.

Hal tersebut disampaikan Alissa melalui akun Twitternya. Ia juga mengunggah beberapa video yang memperlihatkan peristiwa perusakan masjid itu.

Alissa juga bertanya ke Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengapa kejadian tersebut dibiarkan.

"Sekelompok orang mengatasnamakan umat Islam merusak bangunan Masjid Ahmadiyah di Sintang," tulis Alissa, seperti dilihat netralnews.com, Sabtu (4/9/2021).

"Apapun alasannya, ini tindakan melanggar hukum : perusakan bangunan milik orang, pelanggaran hak konstitusional warga, tindakan teror, dst. Masa praktik seperti ini dibiarkan, pak @jokowi?" katanya.

Selain itu, Alissa juga merasa heran dengan aparat keamanan yang berada di lokasi kejadian namun membiarkan perusakan masjid tersebut.

"Ada barisan polisi di sana pada saat perusakan ini terjadi. Saya tidak tahu mengapa perusakannya bisa dibiarkan, pak @jokowi," cuit Alissa.

Seperti diberitakan, Masjid Miftahul Huda milik Jemaah Ahmadiyah Indonesia (JAI) di Desa Balai Harapan, Kecamatan Tempunak, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat dirusak massa pada Jumat (3/9/2021) siang.

Masjid Ahmadiyah yang disegel pemerintah setempat pada 14 Agustus 2021 itu dirusak gerombolan massa yang mengatasnamakan Aliansi Umat Islam Sintang. Massa melakukan pembakaran salah satu bangunan di samping masjid, merusak, dan mengobrak-abrik Masjid Miftahul Huda yang dibangun oleh jemaat.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Wahyu Praditya P