Netral English Netral Mandarin
04:06wib
Presiden Joko Widodo mengatakan, kondisi dunia saat ini penuh dengan ketidakpastian dan persoalan yang lebih kompleks dibandingkan sebelumnya. Sistem perawatan kesehatan Singapura terancam kewalahan menghadapi lonjakan covid-19.
Soal Pilpres 2024, Tokoh PA 212: Anies Baswedan Jelas Jati Dirinya, Cerdas, Cinta Ulama dan Bela Rakyat

Minggu, 15-Agustus-2021 08:17

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan
Foto : Antara
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan
16

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Wasekjen Persaudaraan Alumni (PA) 212 Novel Bamukmin mengatakan, jati diri Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan jelas karena merupakan cucu dari Pahlawan Nasional, Abdurrahman Baswedan.

Selain cucu Pahlawan, Novel menyebut Anies Baswedan juga sosok yang cerdas, memliki rekam jejak yang baik, cinta ulama dan membela rakyat.

"Anies Baswedan jelas jati dirinya selain sebagai cucu tokoh kemerdekaan juga cerdas, pengalaman serta cinta kepada ulama dan membela rakyat," kata Novel kepada netralnews.com, Jumat (13/8/2021).

"Makanya ABI (Aksi Bela Islam) 212 mendukung, membela dan memperjuangkan Anies," ungkap Novel.

Karenanya, Novel berpendapat mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu adalah figur yang tepat menjadi calon presiden (capres) di Pilpres 2024 mendatang.

Atas dasar itu juga, Ketua DPP bidang dakwah Gerakan Persaudaraan Muslim Indonesia (GPMI) ini menyatakan siap kalau diminta menjadi calon wakil presiden (cawapres) mendampingi Anies.

"Tentunya semua dengan izin Allah serta doa dan dukungan dari ulama dan umat islam, karena sejatinya negara ini merdeka dengan peran penuh ulama, tokoh dan umat dan peranan umat sudah bangkit di ABI 212," ujarnya.

Novel mengaku memiliki pengalaman dan prestasi sehingga layak mendampingi Anies. "Artinya sangat cocok mendampingi Anies sebagai capres nanti baik dalam kancah berpolitik, praktisi hukum juga sebagi ulama serta penggiat media juga aktif dalam aksi kemanusiaan," bebernya.

Novel bertekad akan mengabdikan seluruh hidupnya demi bangsa dan negara jika terpilih di Pilpres 2024. Bahkan, ia rela tak digaji selama mengemban tugas sebagai wapres.

"Untuk itu saya harus siap berkorban untuk negara dan bangsa. Jangankan tidak digaji sebagai wapres, bahkan saya pernah masuk penjara melawan penista agama ketika itu," imbuhnya.

Lebih lanjut, anak buah Habib Rizieq Shihab (HRS) itu menyebut dirinya akan bersilaturahmi ke tokoh agama, tokoh masyarakat dan sowan ke sejumlah partai politik untuk mencari dukungan agar bisa maju sebagai cawapres Anies.

"Persiapan tentunya akan silaturahim ke para ulama serta tokoh masyarakat dan juga partai-partai, tentunya juga sebagai ulama sudah seperti biasanya bersama mereka dalam berdakwah," pungkasnya. 

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Sesmawati