Netral English Netral Mandarin
01:40wib
Ebrahim Raisi dinyatakan sebagai presiden terpilih Iran setelah penghitungan suara pada Sabtu (19/6/2021). Koordinator Tim Pakar sekaligus Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito terkonfirmasi positif Covid-19 menyusul aktivitasnya yang padat dalam dua pekan terakhir ini.
Soal Pungli di Samsat Kabupaten Bekasi, Masyarakat: Calonya Malah Oknum Sendiri

Rabu, 26-Mei-2021 13:45

Ilustrasi SIM
Foto : Istimewa
Ilustrasi SIM
5

CIKARANG, NETRALNEWS.COM -Pelayanan publik yang ada pada Kantor Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Kabupaten Bekasi ternyata menimbulkan kekecewaan masyarakat atau wajib pajak.

Seperti yang dikemukakan oleh salah seorang wajib pajak bernama Rizky Wibowo.

Ia lalu memaparkan peristiwa yang membuat dirinya kecewa terhadap pelayanan publik yang berasal dari unsur kepolisian di Kantor Samsat Kabupaten Bekasi.

"Mutasi STNK motor dari Kota ke Kabupaten Bekasi, sampai Samsat jam 11.40. Terus diarahin ke loket Ex luar daerah sampai loket petugasnya ngambil berkas langsung bilang biaya Rp 100.000. Awalnya dikira biaya admin, terus disuruh tunggu di loket kasir," kata Rizky dalam keterangannya, beberapa waktu lalu.

"Karena udah mepet kepotong jam istirahat, masuk gedung lagi jam 13.00 baru dipanggil kasir jam 14.30, kasirnya ramah sih dijelasin satu persatu biayanya, pas saya tanya tadi dikenakan biaya Rp 100.000 di loket Ex luar daerah kasirnya bilang 'kurang tau, kalau pembayaran yang resmi hanya dikasir'," imbuh dia.

Oleh karena itu, ia menyayangkan hal tersebut bisa terjadi. "Berarti petugas di loket tadi fix oknum? Kasian mana sudah berumur, masih kurang kah Pak gaji dari Negara? Padahal jelas-jelas banyak notice 'Urus Pajak Sendiri, Hindari Calo'.  Eh calonya malah oknum sendiri," tandasnya.

Lebih jauh, diharapkannya pihak terkait dapat bersikap tegas agar kejadian yang menimpanya tidak terjadi lagi di kemudian hari kepada masyarakat atau wajib pajak lain."Semoga ditindak lebih tegas lagi oknum-oknum yang merugikan seperti itu," pungkasnya.

Sementara itu, pihak Unit STNK Samsat Kabupaten Bekasi, mengatakan bahwa pihaknya akan menindaklanjuti kejadian tersebut.

"Saya harus klarifikasi sama orang tersebut," ujar Kepala Tim Khusus (Katimsus) Samsat Kabupaten Bekasi Aiptu Harwanto kepada wartawan, Rabu (26/5).

Sedangkan, Kabid Propam Polda Metro Jaya Kombes Bhirawa Braja Paksa,  menegaskan segala bentuk pelanggaran disiplin maupun kode etik profesi bahkan dugaan tindak pidana yang dilakukan oleh anggota Polda Metro Jaya akan ditindaklanjuti sesuai dengan ketentuan yang ada. "Kewajiban kita apabila menemukan anggota Polri yang melakukan pelanggaran adalah melaksanakan proses sesuai dengan prosedur," ucapnya.

Reporter : PD Djuarno
Editor : Sesmawati