Netral English Netral Mandarin
02:51wib
Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden mengatakan tak mencari Perang Dingin baru dengan China. Sejumlah jaringan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) di berbagai daerah menyoroti kasus-kasus dugaan kriminalisasi petani jelang Hari Tani Nasional.
Soal Rencana Investasi Uni Emirat Arab hingga US$1 Miliar di Aceh, Ini Perkembangan Terakhirnya

Minggu, 16-Mei-2021 23:50

Destinasi wisata Pulau Banyak di Aceh.
Foto : Disparbud Aceh
Destinasi wisata Pulau Banyak di Aceh.
16

BANDA ACEH, NETRALNEWS.COM - Menteri Investasi Bahlil Lahadalia menyatakan bahwa rencana investasi Uni Emirat Arab (UEA) di Aceh sedang dalam proses finalisasi permintaan insentif.

"Investasi itu sekarang ini tahap finalisasi terhadap permohonan permintaan insentif," kata Bahlil Lahadalia saat berkunjung ke kantor Kadin Aceh, di Banda Aceh, Minggu (16/5/2021).

Seperti diketahui, Gubernur Aceh Nova Iriansyah menandatangani kerja sama pengembangan dan investasi pariwisata dengan Murban Energy Limited, Uni Emirat Arab, yang akan dipusatkan di Pulau Banyak, Aceh Singkil.

Kerja sama tersebut ditandatangani langsung Gubernur Aceh Nova Iriansyah bersama Direktur Eksekutif Murban Energy Limited Amine Abid di Jakarta pada Maret 2021.

Rencana investasi UEA di Tanah Rencong itu nilainya mencapai 500 juta dolar AS hingga 1 miliar dolar AS.

Bahlil mengungkapkan, Gubernur Aceh Nova Iriansyah bersama Dubes UEA selama ini tidak pernah berhenti membangun komunikasi dengan Kementerian Investasi guna menindaklanjuti rencana kerja sama tersebut.

Pemerintah sendiri menargetkan proses rencana investasi tersebut dapat diselesaikan pada pertengahan 2021, sehingga akhir tahun nanti Gubernur Aceh bisa kembali ke UEA guna menyelesaikan tahapannya.

"Target kita Juli 2021 ini selesai semua urusannya, agar Gubernur pada bulan Oktober bisa berangkat ke UEA untuk menyelesaikan kontrak," kata Bahlil, seperti dilansir Antara.

 

Reporter : Antara
Editor : Irawan HP