Netral English Netral Mandarin
03:03wib
Partai Ummat  menyinggung dominansi Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan dalam evaluasi tujuh tahun kepemimpinan Presiden Joko Widodo. China kembali menggertak Amerika Serikat setelah Presiden Joe Biden menyatakan bahwa ia akan membela Taiwan jika Negeri Tirai Bambu menyerang.
Soal Suntikan Vaksin Kosong, Ketua Satgas IDI Ungkap Ini

Rabu, 11-Agustus-2021 23:40

Tdk Vaksin Kosong
Foto : Istimewa
Tdk Vaksin Kosong
24

JAKARTA, NETRALNEWS.COM -

Ketua Satgas Covid-19 IDI yaitu Prof. Zubairi Djoerban ikut mengomentari kasus sedang hangat terkait relawan tenaga kesehatan (nakes) yang memberi suntikan vaksin Covid-19 kosong.

Zubairi mengaku penasaran dengan pengakuan pelaku pada jumlah suntikan dalam satu hari.

"Saya penasaran dengan jumlah suntikan nakes itu dalam satu hari--ketika melakukan suntikan palsu. Yakni 599 orang. Jika proses satu penyuntikan adalah 5 menit, maka butuh 2995 menit atau hampir 50 jam. Pasti nakesnya kelelahan melakukan 500-an suntikan hanya dalam satu hari," tulisnya seperti dilansir akun resmi twitternya, Jakarta, Rabu (11/8/2021).

Dia pun meminta harus ada perhatian terhadap wilayah lain dengan kejadian serupa. Sebab, ini bisa jadi jumlah yang tak terlindung dari vaksin itu sendiri.

"Yang harus jadi perhatian, bagaimana jika peristiwa ini tidak terjadi di satu tempat saja. Kita harusnya juga mencari, sebenarnya berapa banyak orang yang mendapat suntikan-suntikan vaksin kosong itu. Sehingga kita bisa tahu jumlah riil yang belum terproteksi vaksin," tulisnya.

Profesor juga menjelaskan dampak pada suntikan kosong vaksin Covid.

"Lalu, apa dampak menyuntik vaksin kosong kepada seseorang? Prinsipnya, injeksi intramuskular (otot) harus dilakukan tenaga profesional, karena ada risiko yang menyertai. Kalau gelembung udara suntikan kosong itu masuk ke otot, kemungkinan bisa menyebabkan nyeri, tapi sedikit," tulisnya dalam utas.

Namun, tetap saja orang yang disuntik vaksin kosong ini harus dipantau.

Baiknya, mereka diperiksa kembali satu sampai empat hari kemudian setelah disuntik palsu itu. Meskipun kemungkinan dampaknya tidak akan terlalu buruk juga jika suntikan kosong itu masuk ke otot.

 

Reporter : PD Djuarno
Editor : Sulha Handayani