Netral English Netral Mandarin
15:48wib
Sebanyak 11 siswa MTs Harapan Baru Cijantung, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, meninggal saat kegiatan pramuka susur sungai di Sungai Cileueur. Presiden Joko Widodo alias Jokowi meminta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengeluarkan moratorium penerbitan izin usaha baru untuk pinjaman online.
Soal Tugu Sepatu, Netizen Sindir Gubernur Anies: Tetaplah Berkarya Meski Tak Berguna

Sabtu, 18-September-2021 19:20

Tugu Sepatu
Foto : Istimewa
Tugu Sepatu
19

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Pro kontra soal pembangunan tugu sepatu oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, menjadi topik hangat di media sosial.

Sejumlah netizen menilai kehadiran tugu tersebut mempercantik jalanan Ibu Kota. Sementara netizen lainnya mempertanyakan maksud dan tujuan dibangunnya tugu sepatu.

Banyak netizen juga menyindir Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Pasalnya, mereka berpendapat selama Anies jadi gubernur, Pemprov DKI kerap membuat karya yang kontroversi dan dianggap tidak bermanfaat.

Beberapa karya kontroversi disinggung netizen, seperti seni instalasi bambu Getah Getih di Bundaran Hotel Indonesia (HI) Jakarta Pusat, yang kemudian dibongkar dan diganti dengan pemasangan Gabion atau batu bronjong.

Selanjutnya, ada tugu peti mati Covid-19 di kawasan Danau Sunter, Jakarta Utara. Kemudian tugu sepeda di kawasan Sudirman, dan kini ada tugu sepatu.

Berikut beberapa komentar netizen kontra terkait pembangunan tugu sepatu, seperti dilihat netralnews.com di Twitter, Sabtu (18/9/2021).

"Jreng..jrengg...Kini di DKI Jakarta tambah lagi satu tugu yaitu Tugu Sepatu. Setelah hampir 4 tahun kepemimpinan @aniesbaswedan di DKI Jakarta, telah banyak karya-karya ‘gila’ yang tidak bermanfaat buat warga DKI Jakarta (emoji menangis)," tulis @Rizmaya_.

"Tugu bambu, Batu Gambion, Tugu sepeda dan sekarang Tugu sepatu adalah benar prestasi anda pak @aniesbaswedan , tapi dengan rerata APBD DKI 70T sejak anda memimpin apakah ini layak di sebut Prestasi?" tanya @RiuRizkiUtomo_.

"Habis Bambu MEZSUM || Terbitlah Tugu SEPATU. Entah apa lagi nanti setelah ini...??. Tetaplah berkarya @aniesbaswedan meskipun tak berguna," sindir @seruanhl.

"Bukan daerah penghasil sepatu tapi ada Tugu Sepatu di Jakarta. Buat apa coba??" cuit @NyaiiBubu.

"Jadi serba salah. Mau muji tapi ga bisa dibandingin ma Ahok (mantan Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama). Mau kritik tapi takut dikapirin," kata @AjengFtmh_.

"Tapi emang susah dipuji sih karya- karyanya dri tugu bambu mesum, tugu batu, tugu speda, tugu sepatu juga jalur sepeda, jalur formula, lubang got, lukis atap rumah, ngilangin pohon di Monas," sambung @AjengFtmh_.

"Bangun jalan tol dianggap sia", divestasi 51% saham Freeport dianggap kurang, dikasih blok Rokan ehh dibilang tdk istimewa, itu bukan amazing.. Giliran junjungan bikin patung sepatu dan uang dihambur-hambur kagak jelas pada mingkem mmang aneh kaum itu (emoji tertawa)," sentil @Dawul_sukrii.

Sebelumnya diberitakan, Pemprov DKI Jakarta membangun tugu sepatu berukuran raksasa di kawasan Sudirman. Tugu ini merupakan hasil kolaborasi dengan sejumlah pihak, salah satunya PT Jakarta Tourisindo (Jaktour).

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan, tugu sepatu itu dibangun demi memperindah sudut Kota Jakarta serta memperkenalkan produk- produk lokal kepada masyarakat. Menurutnya, hal yang sama kerap dilakukan oleh negara-negara besar di dunia.

"Artinya, kita menghiasi Kota (Jakarta) supaya menarik, supaya juga setara dengan kota-kota di dunia lain. Kan biasa, kalian keliling dunia coba dicek di Google di tiap negara, di tiap kota, kan ada produk-produk yang menarik perhatian. Bisa selfie di situ, foto, dan sebagainya. Ada yang menambah pengetahuan," kata Riza, Kamis (16/9/2021).

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Wahyu Praditya P