Netral English Netral Mandarin
23:53 wib
Ketua Umum Cyber Indonesia Muannas Alaidid berencana melaporkan seorang peramal, Mbak You, terkait ramalan Jokowi lengser dari jabatan presiden pada 2021. Peneliti menyatakan varian baru virus corona SARS-CoV-2 yang ditemukan di Inggris dan Afrika Selatan (Afsel) tidak mempengaruhi kerja vaksin Covid-19 buatan Pfizer-BioNTech.
Soal Vaksin COVID-19, Pemprov DKI Tunggu Arahan Pemerintah Pusat

Senin, 14-December-2020 21:05

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (
Foto : Pikiran Rakyat
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (
1

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta hingga saat ini masih menunggu arahan Pemerintah Pusat terkait pendistribusian vaksin COVID-19.

"Insya Allah, Jakarta siap, kami menunggu arahan dari pada pemerintah pusat yang diatur oleh Kementerian Kesehatan," ujar Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menjawab pers, di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (14/12/2020).

Pria yang akrab disapa Ariza itu mengatakan DKI Jakarta siap mendistribusikan vaksin itu usai hasil uji vaksin dinyatakan aman.

Jika sudah tersedia, Ariza mengatakan vaksin akan diberikan pertama kali kepada kelompok prioritas seperti tenaga kesehatan, Polisi, TNI, serta pegawai negeri sipil (PNS).

"Sesuai dengan ketentuan, tentu akan diprioritaskan bagi tenaga kesehatan kemudian tenaga PNS, polisi dan lainnya," ujar Ariza.

Meski demikian, Pemprov DKI Jakarta tidak hanya menunggu vaksin yang diberi dari Pemerintah Pusat, Ariza mengatakan pihaknya sudah menganggarkan dana sebesar Rp5,3 triliun untuk menangani permasalahan pandemi COVID-19.

Dana tersebut termasuk dengan anggaran yang dapat digunakan untuk membeli vaksin jika betul-betul diperlukan.

"2021 kita anggarkan peruntukannya. Akan diatur seperti yang kemarin itu, dibagi tiga bagian yaitu kepentingan kesehatan, kepentingan jaringan pengaman sosial atau bantuan sosial dan ketiga stimulus ekonomi ," kata Ariza.



Reporter : Nazaruli
Editor : Nazaruli