Netral English Netral Mandarin
00:49wib
Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo mewacanakan mengganti maskapai BUMN PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk dengan Pelita Air milik PT Pertamina (Persero). Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) akan menggelar unjuk rasa mengevaluasi 2 tahun kinerja Jokowi-Ma'ruf bersama Gerakan Buruh Bersama Rakyat (Gebrak), Kamis (28/10).
Spesialis Kandungan: Semua Vaksin COVID-19 Boleh Diberikan ke Ibu Hamil

Minggu, 08-Agustus-2021 15:00

Ilustrasi vaksinasi pada ibu hamil.
Foto : Istimewa
Ilustrasi vaksinasi pada ibu hamil.
18

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Perhimpunan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) telah merekomendasikan pemberian vaksin COVID-19 yang dinilai aman untuk ibu hamil.

Spesialis kebidanan dan kandungan dr. Michelle Angelina, M. Biomed, Sp.OG, yang juga anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) mengatakan semua vaksin yang beredar saat ini baik yang bersifat inactivated, mRNA, dan virus vector (Sinovac, Astra Zeneca, Moderna, Pfizer, Sinopharm, J&J) dapat digunakan oleh ibu hamil.

Michelle mengatakan seluruh ibu hamil dapat diberikan vaksinasi COVID-19, namun vaksinasi diprioritaskan untuk kelompok yang lebih rentan yaitu berusia di atas 35 tahun yang disertai komorbid seperti hipertensi, penyakit jantung, penyakit autoimun, penyakit ginjal, atau Diabetes Melitus terkontrol. Juga kelompok yang mengalami obesitas dan berprofesi sebagai tenaga kesehatan.

Ada beberapa kondisi di mana ibu hamil tidak boleh melakukan vaksinasi yaitu ibu hamil dengan riwayat alergi terhadap komponen vaksin dan ibu hamil yang saat ini sedang mengalami serangan penyakit sistemik yang parah.

Pada pasien yang memiliki riwayat penyakit tertentu dapat melakukan konsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum dilakukan vaksinasi.

“Pemberian vaksinasi dianjurkan diberikan pada usia kehamilan 12-33 minggu. Atau dapat dilakukan setelah trimester kedua dengan pertimbangan bahwa trimester pertama merupakan periode pembentukan organ-organ bayi,” kata Michelle yang menjadi Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan di Primaya Hospital Sukabumi dalam keterangan resmi, dilansir dari Antara, Minggu (8/8/2021).

Pada trimester kedua, kandungan sudah semakin kuat. Rata-rata berat bayi dalam kandungan sudah mencapai 42 gram dengan panjang mencapai sembilan sentimeter. Selain itu, tulang dan tengkoraknya semakin mengeras dan kemampuan dengarnya ikut meningkat, kemampuan otaknya sendiri juga sudah berkembang sejak trimester pertama.

Vaksinasi diharapkan bisa melindungi kelompok ibu hamil dari infeksi COVID-19. Michelle menuturkan, meski tidak dapat mencegah infeksi, tapi bila ibu hamil terkena COVID-19 diharap gejala yang dialami akan lebih ringan.

"Risiko perburukan juga akan semakin rendah pasca vaksinasi COVID-19,” imbuhnya.

 

Reporter : Antara
Editor : Irawan HP