Netral English Netral Mandarin
03:19wib
Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengkritik peran Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sebagai pengawas keuangan negara, namun tidak ada pihak ketiga yang mengawasinya. Para ilmuwan di Afrika Selatan mendeteksi varian Covid-19 baru yang memiliki banyak mutasi. Varian ini disinyalir jadi penyebab tingginya penyebaran kasus di negara tersebut.
Startegi Anies Kaitkan Nama Presiden Buat Lindungi Diri&JK? Gunrom: Ayo Semangat KPK

Jumat, 26-November-2021 09:45

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan
Foto : Antara
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan
0

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Muhammad Guntur Romli menilai kalau Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ikut menyeret beberapa pihak kedalam masalah Formula E.

Padahal, kata dia dari perencanaan, pembiayaan hingga panitia pelaksanaan serta arena balapan dinilai kacau. Gunrom sapaan akrabnya malah memberikan semangat kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) buat memeriksa dugaan yang muncul.

"Bamsoet, Sahroni & IMI baru aja ditarik masuk di pusaran Formula E, apa ini strategi @aniesbaswedan unt menutupi orang2 di lingkaran dia & JK? Formula E makin kacau dr perencanaan, pembiayaan, panitia pelaksanaan, hingga arena balapan. Ayo @KPK_RI semangat," tulisnya seperti dilansir akun resmi Twitternya di Jakarta, Jumat (26/11/2021).

Sebelumnya, Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi mengatakan kalau gelaran balap Formula E Jakarta semakin liar. Sebab, para penggagas mulai membawa nama Presiden Joko Widodo.

Menurut dia para pihak mulai bersikap asal-asalan dan konyol.

"Upaya2 untuk menggelar balap @FIAFormulaE di Jakarta dilakukan smkin serampangan. Apalagi dgn sengaja mendompleng nama Bpk Presiden @jokowi, ini benar2 hal yg paling ngawur dan konyol," tulisnya seperti dilansir alun resmi twitternya, Jakarta.

Apalagi, dalam perjalanannya pelaksanaan formula E Jakarta memasukkan proses penyelidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)."Kita tahu bersama bahwa pelaksanaan Formula E di Jakarta kini sdg dlm proses penyelidikan @KPK_RI," tulisnya lagi.

Politisi PDIP itu mendukung penuh upaya penegak hukum mengusut tuntas kasus ini. Sebab ada APBD yang telah disetorkan untuk menyelenggarakan @FIAFormulaE tapi tidak dapat dipertanggungjawabkan.

"Semangat penegak hukum sejalan dengan saya bersama 32 anggota DPRD @PDI_Perjuangan @psi_id yg menyetujui digulirkannya hak interpelasi, yang tak lain hanya hak bertanya DPRD DKI kepada Gubernur mengenai kebijakan strategis yang berdampak pada kepentingan masyarakat banyak," tulisnya lagi.  

Reporter : PD Djuarno
Editor : Wahyu Praditya P

Berita Terkait

Berita Rekomendasi