Netral English Netral Mandarin
19:05wib
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres memperingatkan dunia berada di jalur bencana lantaran pemanasan global yang terus berlangsung. Uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) terhadap 11 calon hakim agung usulan Komisi Yudisial (KY) di Komisi III DPR akan digelar pada pekan depan.
Stop Goreng Isu Naik Haji! Dubes Arab Saudi Buka Suara Begini, Netizen: Mengapa MUI Diam, Apa...

Rabu, 09-Juni-2021 08:45

Ilustrasi Naik Haji
Foto : Istimewa
Ilustrasi Naik Haji
22

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia Syekh Essam bin Abed Al-Thaqafi bersama rombongan berkunjung ke Kantor Majelis Ulama Indonesia atau MUI.

Ini merupakan kunjungan pertama Dubes Arab Saudi yang baru ini ke MUI sejak pertama kali dilantik. Sejak Januari 2021, sebenarnya Dubes Saudi sudah berkeinginan datang ke MUI, namun baru menemukan waktu sekaligus momentum yang tepat pada hari ini.    

Pada kesempatan tersebut, secara khusus, Dubes Arab Saudi meluruskan pemberitaan tentang haji yang ramai di media. Utamanya pasca Kementerian Agama mengumumkan pembatalan keberangkatan haji secara resmi.

Atas kunjungan tersebut, warganet langsung menilai bahwa semestinya tidak perlu gaduh menanggapi peniadaan naik Haji yang diputuskan Kemenag.

Sejumlah netizen di akun Mak Lambe Turah bahkan mempertanyakan mengapa MUI diam saja dan tak menjelaskan hasil pertemuan tersebut. 

MLT: “Penjelasan Resmi Duta Besar Arab Saudi Soal Pembatalan Haji Indonesia.”

Kun Chelsea Mu: Bangke semua yg nyebar hoax dana haji (sekali2 tentang alutsista ngebacotnys)."

Kang Bahar: “Percuma diJELASKAN karna Tokoh2 KADRUN maunya menghasud biar mereka dapaat job DEMO.”

Emanuel Adebayot: “Alhamdulillah yg menemui dubes orang2 NU.”

Ravael Dwi: “MUI knapa diam ap org2 gk bs ngejelasinnya.”

Untuk diketahui, dalam pertemuan dengan MUI, Dubes Arab Saudi menyebutkan, pembatalan haji itu sama sekali tidak terkait dengan hubungan Indonesia dan Arab Saudi yang kurang baik. Beberapa kalangan sebelumnya memang menilai pembatalan ini akibat masalah diplomasi.  

“Masalah pembatalan keberangkatan jamaah haji Indonesia tidak ada kaitannya dengan hubungan baik yang sudah terjalin antara Arab Saudi dan Indonesia. Tidak ada pula hubungannya dengan penggunaan merek vaksin tertentu dan produsen tertentu seperti yang selama ini berkembang di media,” ujarnya seperti dilansir Suara.com.

Dia menambahkan, sampai saat ini, Kerajaan Arab Saudi bahkan belum mengirimkan undangan haji ke negara lain termasuk Indonesia. Ini tidak lain karena jika dilaksanakan, ibadah haji tahun ini masih dalam situasi pandemi Covid-19.

Selain membahas haji, Duta Besar Arab Saudi juga membahas rencana kerjasama antara MUI dengan Arab Saudi. Kerjasama itu meliputi bidang ukhuwah, dakwah, dan sebagainya (ta’awun wa tabadulul ara’) yang berorientasi pada penguatan Islam Wasathiyah di kawasan Arab Saudi, Indonesia, maupun dunia internasional.    

Kedatangan Duta Besar Kerajaan Arab Saudi itu disambut Ketua Umum MUI KH. Miftachul Akhyar, Waketum MUI KH. Marsudi Syuhud, Sekretaris Jenderal MUI Buya Amirsyah Tambunan, Ketua MUI Bidang Dakwah dan Ukhuwah KH. Cholil Nafis, Ketua MUI Bidang Pendidikan dan Kaderisasi KH. Abdullah Jaidi, dan Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerjasama Internasional Sudarnoto Abdul Hakim.

Wakil Sekretaris Jenderal MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerjasama Internasional Habib Ali Hasan Bahar memandu pertemuan tersebut.  

Habib Ali sebelumnya sudah berulangkali bertemu dengan Dubes Saudi karena hubungan keduanya memang dekat. Terselenggaranya pertemuan ini juga melalui Habib Ali. 

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Sulha Handayani