Netral English Netral Mandarin
04:54wib
Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo mewacanakan mengganti maskapai BUMN PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk dengan Pelita Air milik PT Pertamina (Persero). Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) akan menggelar unjuk rasa mengevaluasi 2 tahun kinerja Jokowi-Ma'ruf bersama Gerakan Buruh Bersama Rakyat (Gebrak), Kamis (28/10).
Sudah Kangen Ingin Berwisata, Jangan Lupa Unggah Aplikasi PeduliLindungi Dulu

Selasa, 31-Agustus-2021 21:45

Unggah Pedulilindungi agar bisa berwisata.
Foto : Kemenparekraf
Unggah Pedulilindungi agar bisa berwisata.
16

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Anda yang sudah kangen jalan-jalan ke luar kota, jangan lupa untuk mengunggah PeduliLindungi. 

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, akan mengajak pekerja seni untuk turut serta menyosialisasikan aplikasi PeduliLindungi. Hal ini merupakan arahan dari Presiden Jokowi pada rapat terbatas.

PeduliLindungi adalah aplikasi yang dikembangkan untuk membantu instansi pemerintah terkait dalam melakukan pelacakan untuk menghentikan penyebaran COVID-19.

Aplikasi ini mengandalkan partisipasi masyarakat untuk saling membagikan data lokasinya saat bepergian agar penelusuran riwayat kontak dengan penderita COVID-19 dapat dilakukan.

Pengguna aplikasi ini juga akan mendapatkan notifikasi jika berada di keramaian atau berada di zona merah, yaitu area atau kelurahan yang sudah terdata bahwa ada orang yang terinfeksi COVID-19 positif atau ada pasien yang dalam masa karantina.

Menparekraf nantinya pekerja seni akan hadir di sentra vaksinasi, untuk memberi materi sosialisasi PeduliLindungi dengan menggunakan musik, film, desain visual, ataupun dengan cara narasi komika agar lebih mudah dipahami masyarakat.

"Saya baru saja menyelesaikan ratas dengan Presiden dan sekarang sudah diputuskan narasi satu paket. Sentra vaksinasi itu yang pertama ada registrasi, screening terus tempat penyuntikannya, setelah itu ada observasi. Nah observasi ini nanti disiapkan ruang kreatif. Ini akan diberikan materi sosialisasi agar mereka menerapkan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin  baik 3M 3T baik aplikasi peduli lindungi," ujar Sandiaga, Senin, (30/8/2021).

Keikutsertaan pekerja seni dalam menyosialisasikan aplikasi PeduliLindungi ini adalah sebagai wujud dukungan Kemenparekraf untuk para seniman agar tetap produktif di tengah pandemi.

Menparekraf juga mengatakan akan ada sayembara untuk para komika yang bisa memberikan satu paket narasi yang berisi ajakan vaksinasi dan menjaga protokol kesehatan.

"Nanti kita launching melalui Biro Komunikasi Kemenparekraf yaitu sayembara secara daring materi-materi terbaik bagaimana narasi satu paket ini antara vaksinasi, ayo vaksin, ayo prokes. Sebab, setelah divaksin ini, protokol kesehatan yang membantu kita melakukan transisi dari PPKM level tinggi menuju PPKM level rendah," ujarnya.

Pembukaan Bali

Sandiaga telah menyampaikan rencana pembukaan pariwisata Bali untuk wisatawan mancanegara dalam rapat terbatas dengan Presiden pada 30 Agustus 2021 siang. Sebagaimana arahan Presiden Jokowi, jika kasus COVID-19 turun maka akan akan ada sinyal untuk pembukaan pariwisata Bali.

"Mengenai pembukaan Bali seiring dengan ratas, materi sudah kami sampaikan dan aglomerasi Bali malam ini nanti akan ditentukan apakah akan turun (PPKM Level 4 turun menjadi Level 3). Tapi seandainya turun hal ini akan menjadi sinyal kita untuk pembukaan BalI," ujar Sandiaga.

Sandiaga menjelaskan bahwa pra-kondisi persiapan pembukaan Bali akan segera dilakukan, dan termasuk persiapan ITDC pengelola kawasan The Nusa Dua yang ditetapkan masuk zona hijau serta sejauh mana kesiapannya.

"Selain itu, belajar dari Phuket Sandbox, yang mempunyai satu fokus agar transmisi lokal yang menjadi di Phuket ini bisa dikurangi secara signifikan dan dapat diterapkan di Bali nantinya," lanjutnya.

Kemenparekraf juga terus berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri dan Kemenko Marves mengenai pembukaan dari dan untuk pasar Bali. Karena penanganan COVID-19 ini tentunya harus dikoordinasikan agar dapat segera menentukan kesiagaan dan kesiapan pembukaan Bali. 

Reporter : Sulha Handayani
Editor : Sesmawati