Netral English Netral Mandarin
15:22wib
Sebanyak 11 siswa MTs Harapan Baru Cijantung, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, meninggal saat kegiatan pramuka susur sungai di Sungai Cileueur. Presiden Joko Widodo alias Jokowi meminta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengeluarkan moratorium penerbitan izin usaha baru untuk pinjaman online.
Sudah Keras Berusaha Tapi Belum Juga Bisa Punya Anak Lagi, Coba Ikuti Saran Dokter Ini

Kamis, 02-September-2021 17:00

Ilustrasi ibu menyusui bayi dengan ASI.
Foto : cdc.gov
Ilustrasi ibu menyusui bayi dengan ASI.
20

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Ahli urologi dr. Jeanne O'Brien dari University of Rochester Medical Center, dikutip dari New York Times, mengatakan meski banyak perempuan yang membuat janji dengan spesialis untuk masalah kesuburan, alasannya bisa jadi dari pasangan laki-laki.

Masalah yang paling umum adalah rendahnya jumlah sperma yang bisa disebabkan perubahan suhu secara ekstrem, misalnya karena secara rutin berendam air panas, penggunaan steroid dan kegemukan.

Perbaikan gaya hidup harus dilakukan oleh kedua belah pihak. Kaum Adam yang ingin meningkatkan jumlah sperma direkomendasikan untuk mengonsumsi vitamin seperti vitamin E, vitamin C, L-karnitin, Vitamin D, Zinc dan asam folat.

Jagalah agar diri tetap bahagia dan kurangi stres, juga jaga agar tubuh tetap ideal dan tidak kelebihan berat badan. 

Merokok dan konsumsi alkohol tidak disarankan bila ingin memperbaiki kualitas sperma, sebab rokok bisa berdampak kepada kerusakan DNA sperma, sementara alkohol menurunkan libido, juga jumlah dan volume sperma.

Sementara itu, evaluasi ovulasi dapat dinilai dari riwayat menstruasi dan pengukuran kadar progesteron darah atau luteinizing hormone (LH) urin. HSG merupakan tes yang efektif untuk menilai kondisi rongga rahim dan ada tidaknya sumbatan di saluran tuba fallopi.

Pada kasus kecurigaan endometriosis, adanya perlekatan atau masalah lain pada saluran telur dapat dipertimbangkan untuk dilakukan laparaskopi terlebih dahulu, sebelum program kehamilan dimulai.  

Analisis sperma adalah hal yang wajib dilakukan oleh pria untuk menentukan pilihan terapi selanjutnya.

Pada umumnya, analisis sperma berlaku untuk tiga bulan terkait dengan spermatogenesis yang terjadi setiap 90 hari. Hasil analisis sperma mencakup volume, konsentrasi sperma, pergerakan, dan bentuk sperma yang normal. Dari hasil tersebut, dapat diketahui jumlah total sperma yang bergerak untuk menentukan kelayakan sperma membuahi sel telur secara alami.

Pilihan terapi akan ditentukan setelah dokter spesialis kebidanan dan kandungan konsultan fertilitas, endokrinologi, dan reproduksi mengetahui masalah kesuburan pasangan sehingga dapat diketahui peluang dari setiap pilihan yang ada, baik program alami (sanggama terencana), inseminasi intrauterine, ataupun bayi tabung (IVF).

Para pasangan sebaiknya jangan ragu dalam mengecek kondisi sebelum merencanakan kehamilan buah hati yang kedua.Perubahan gaya hidup, pertambahan usia, riwayat penyakit, atau tindakan bedah di daerah kandungan dapat mempengaruhi kesuburan Anda dan pasangan.

Peluang keberhasilan terjadinya kehamilan terbantu dengan perencanaan serta persiapan matang dari ayah dan ibu. Demikian seperti dilansir dari Antara.

Reporter : Antara
Editor : Irawan HP