Netral English Netral Mandarin
11:08wib
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan informasi tentang peringatan dini cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Indonesia untuk Minggu 1 Agustus 2021. Seluruh gerai Giant di Indonesia resmi tidak lagi beroperasi di Indonesia mulai hari ini, Minggu (1/8/2021).
Sudah Menyimpang dari Tujuan Awal, DPRD DKI Dorong Pansus PJLP

Kamis, 24-Juni-2021 06:00

Anggota DPRD DKI, Inggard Joshua
Foto : Istimewa
Anggota DPRD DKI, Inggard Joshua
17

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - DPRD DKI Jakarta menilai perlu dibentuknya Panitia Khusus (Pansus) Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP) di lingkungan Pemprov DKI Jakarta.

Hal tersebut dikatakan Wakil ketua Komisi A DPRD DKI, Inggard Joshua mengingat keberadaan PJLP saat ini telah menyimpang dari pembentukan awal PJLP.

"Keberadaan PJLP awalnya untuk memenuhi kekosongan tugas ASN, mengurangi pengangguran. Namun yang terjadi banyak pegawai titipan," kata Inggard di Gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (23/6/2021).

Bahkan saat ini yang terjadi saat ini, lanjut Inggard, jumlah pegawai PJLP yang terus membengkak, lantaran kontrak lanjutan.

Menurut politisi asal Gerindra ini, masa kontrak pegawai PJLP habis 1 tahun, dan kembali membuka perekrutan kembali.

Tak hanya soal adanya dugaan orang-orang titipan, Kata Inggard, pekerja PJLP saat ini, jumlahnya semangkin banyak, bahkan melebihi jumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ada di lingkungan Pemprov DKI.

"Dari informasi yang saya terima, jumlah tenaga PJLP saat ini kurang lebih 90.000 orang yang ditempatkan di setiap Unit Perangkat Kerja Daerah (SKPD)," terangnya.

Inggard yang merupakan Wakil Ketua DPD Partai Gerindra DKI ini pun, menyoroti soal kontak kerja PJLP yang seharunya hanya berjalan satu tahun. Namun kenyataannya mereka bisa bekerja tahunan dan seperti sudah menjadi pegawai tetap.

"Ini kan jelas tidak boleh, setelah kontrak kerjanya selesai, mereka seharusnya disalurkan ketempat lain dan diganti dengan orang baru dengan melakukan seleksi lagi," jelasnya.

Menurut Inggard apabila melihat kebutuhan tenaga PJLP, didasari karena adanya kekosongan dan membatu kerja PNS serta dalam mengatasi tingkat pengangguran.

"Jadi PJLP ini bekerja sesuai kontrak dan ada seleksi tidak bisa menjadi pegawai tetap begitu saja. Apalagi diisi oleh orang-orang titipan. Disinilah kita dorong bentuk pansus," pungkasnya.

Reporter : Wahyu Praditya P
Editor : Sulha Handayani