Netral English Netral Mandarin
10:34wib
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan informasi tentang peringatan dini cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Indonesia untuk Minggu 1 Agustus 2021. Seluruh gerai Giant di Indonesia resmi tidak lagi beroperasi di Indonesia mulai hari ini, Minggu (1/8/2021).
Sukamta: Indonesia-ASEAN Ambil Tindakan Terkait Junta Militer Myanmar

Sabtu, 19-Juni-2021 05:00

Indonesia-ASEAN Diminta Ambil Tindakan Terkait Junta Militer Myanmar
Foto : Antara
Indonesia-ASEAN Diminta Ambil Tindakan Terkait Junta Militer Myanmar
7

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Anggota Komisi I DPR RI Sukamta meminta pemerintah Indonesia dan negara-negara ASEAN segera mengambil tindakan tegas terhadap junta militer Myanmar yang terus melakukan tindakan kekerasan dan pelanggaran hak asasi manusia terhadap rakyat Myanmar.

"Junta militer Myanmar pimpinan Jenderal Min Aung Hlaing tidak memiliki komitmen untuk menghentikan kekerasan, membangun dialog konstruktif sesuai dengan kesepakatan yang telah disetujui sendiri bersama pemimpin ASEAN," kata Sukamta di Jakarta, Jumat (18/6/2021).

Hal itu dikatakannya terkait tindakan militer Myanmar yang membakar ratusan rumah di desa Kinma wilayah Magway yang hanya menyisakan 10 dari 237 rumah yang masih berdiri.

Sukamta menilai kondisi junta militer yang tidak menghentikan kekerasan, menjadi sinyal bahwa ASEAN tidak memiliki taji dalam konflik kemanusiaan di negara anggotanya. Karena itu menurut dia, Indonesia sebagai negara besar harus mengambil tindakan tegas terhadap junta militer Myanmar.

Politisi PKS itu mengusulkan beberapa langkah lebih tegas dan keras yang bisa dilakukan oleh Indonesia dalam mendorong penyelesaian konflik politik dan kemanusiaan di Myanmar.

“Pertama, langkah diplomasi terus digalakkan baik melalui ASEAN dengan mendorong negara-negara yang dekat dengan Myanmar untuk tidak mendukung junta militer Myanmar baik secara politik maupun ekonomi," katanya.

Kedua menurut dia, memutuskan hubungan kerjasama ekonomi dengan perusahaan yang terafiliasi dengan junta militer Myanmar; dan ketiga, membawa masalah Myanmar ke sidang PBB dan mendorong PBB untuk turun tangan.

Sukamta menilai langkah-langkah tersebut perlu segera dilakukan agar korban jiwa tidak terus berjatuhan karena instabilitas di Myanmar bisa terbentuk.

Dia mengatakan berbagai langkah tersebut juga menguji signifikansi peran dan posisi Indonesia dalam perdamaian dunia.

Reporter : Antara
Editor : Wahyu Praditya P