Netral English Netral Mandarin
12:11 wib
Indonesia menempatkan dua wakilnya di final Yonex Thailand Open 2021 di Impact Arena, Bangkok, Minggu (17/1) siang. Kedua wakil berasal dari sektor ganda putri dan ganda campuran. Sebanyak enam orang meninggal akibat banjir dan tanah longsor yang terjadi Sabtu (16/1/2021), di sembilan kecamatan dan 33 kelurahan di Kota Manado, Sulawesi Utara, jadi daerah terdampak.
Syekh Ali Jaber dalam Kenangan Sang Sahabat Mahfud MD

Kamis, 14-January-2021 17:05

Syekh Ali Jaber
Foto : Istimewa
Syekh Ali Jaber
0

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Menko Polhukam Mahfud MD menyampaikan dukacita mendalam atas wafatnya ulama kondang Syekh Ali Jaber pada Kamis (14/1/2021) pagi tadi. 

Mahfud mengatakan, Syekh Ali Jaber adalah tokoh penyejuk dan pemersatu ummat serta penyambung aspirasi antara ummat dan pemerintah. 

"Inna lillah wa inna ilaihi raji'un. Kita kehilangan tokoh penyejuk dan pemersatu ummat. Ulama besar Syech Ali Jaber wafat hari ini. Beliau menjadi penyambung aspirasi antara ummat dan Pemerintah," tulis Mahfud di akun Twitter-nya, Kamis (14/1/2021). 



"Beliau adalah sahabat baik saya. Karena rendah hati beliau memanggil saya "Guru" atau "Ayah," ungkap @mohmahfudmd. 

Mahfud kemudian menceritakan momen terakhir bertemu dengan Syekh Ali Jaber sebelum ulama asal Madinah, Arab Saudi itu diberitakan terinfeksi Covid-19 pada akhir Desember 2020 lalu. 

"Beberapa hari sebelum diberitakan terinfeksi Covid-19, Syekh Ali Jaber ke rumah saya, menghadiahi tasbih, kurma pilihan, buku doa, parfum khas aroma Kakbah," kata Mahfud. 

Dalam pertemuan itu, lanjut Mahfud, Syekh Ali Jaber juga mengungkapkan keinginanya untuk mencetak sejuta penghafal Qur'an. 

"Guru, saya mau mencetak sejuta penghafal Qur'an. Tanah dan modal untuk gedung sudah mulai terkumpul; mohon dukungan proses perizinan", kata Mahfud mengenang perkataan Syekh Ali Jaber. 

Tak hanya itu, Mahfud juga mengenang momen saat dirinya berkunjung ke kediaman Syekh Ali Jabber hingga soal makanan yang dihidangkan dalam tiap pertemuan mereka. 

"Kalau ke rumah Syech Ali Jaber saya  diajak makan Nasi Bukhori (kebuli khas Arab) dan duren. Kalau beliau ke rumah saya, maka saya pesankan menu yang sama (minus duren) dari restoran Aljazeera," cerita Mahfud. 

"Beliau juga pernah mengajak ayah dan adik kandungnya ke rumah saya yang katanya, ingin kenal dengan saya juga," tutup mantan Ketua Mahkamah Konstitusi itu. 

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Nazaruli