Netral English Netral Mandarin
02:19wib
Relawan Sahabat Ganjar kembali melakukan deklarasi mendukung Ganjar Pranowo untuk maju sebagai calon presiden 2024. Penembakan seorang ustad bernama Armand alias Alex di depan rumahnya Jalan Nean Saba, Kelurahan Kunciran, Kecamatan Pinang, Tangerang hingga kini masih menjadi misteri.
Tak Disangka Partai Tak Biayai Demo Turunkan Jokowi, Denny Siregar: Ampe Lebaran Kuda Ndak Akan Ditransfer

Minggu, 25-Juli-2021 12:08

Ilustrasi peserta demo pingsan dan Denny Siregar
Foto : Kolase Netralnews
Ilustrasi peserta demo pingsan dan Denny Siregar
18

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Denny Siregar menuding partai tertentu tak membayar peserta demo turunkan Jokowi. Ia bahkan menyebut sampai lebaran kuda tak akan di transfer.

Padahal, ada peserta demo hingga pingsan karena mengaku nasi bungkus belum dikirim.

“Pendemo yang kurang tangguh..,” cuit Denny mengomentari peserta demo yang pingsan tersebut.

“Partai itu dari dulu jg pelitnya minta ampun. Sombongnya aja yg selangit. Inget waktu Pilpres kmrn ? Ada yg pengen jd Wapres, disuruh setor 1T tp ga setor2. Akhirnya kebalap ma kardus. Eh ngamuk2,” kata Denny.

“Skrg diminta biayai demo? Ampe lebaran kuda jg ga akan ditransfer. Janji mulu,” tandasnya.

Untuk diketahui, seorang pria ditemukan pingsan jelang demonstrasi bertajuk Jokowi End Game yang rencananya digelar hari ini, Sabtu (24/7).

Pengakuan beberapa orang di lokasi, pria yang tidak ditemukan kartu identitasnya tersebut pingsan karena kelaparan.

"Nasi bungkusnya nggak jelas kapan dibagikan, bang. Kasihan abang yang pingsan kelaparan itu," ujar salah seorang pendemo yang tak ingin namanya ditulis.

Sementara itu, Kepolisian mengamankan sejumlah pemuda di sekitar Patung Kuda Arjuna Wiwaha, Jakarta, menjelang demonstrasi bertajuk

"Ya, beberapa orang [diamankan di sekitar Monas]," kata Kepala Biro Operasi Polda Metro Jaya, Kombes Pol Marsudianto, kepada CNNIndonesia.com.

Para pemuda itu langsung digiring ke mobil polisi yang telah disiagakan di sekitar Monas. Meski demikian, Marsudianto belum tahu motif para pemuda tersebut berada di sekitar Monas sebelum diamankan.

"Masih didalami Reskrim apa peran mereka," kata dia.

Sejumlah pemuda itu diamankan ketika kepolisian sedang bersiaga dalam rangka mengantisipasi aksi bertajuk Jokowi End Game yang rencananya digelar hari ini.

Seruan aksi untuk menolak PPKM itu sempat beredar di media sosial. Aksi turun ke jalan tersebut rencananya akan digelar di sekitar Istana Negara, Jakarta, pada hari ini.

Berdasarkan pantauan CNNIndonesia.com, sejak pukul 08.00-10.00 WIB belum ada massa aksi yang berkumpul di sekitar Monas maupun Istana Negara.

Namun, sejumlah ruas jalan di sekitar Monas dan Harmoni sudah ditutup dengan barier. Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Sambodo Purnomo, mengakui bahwa penutupan ruas tersebut untuk mengantisipasi aksi demo hari ini.

Meski demikian, ia menyatakan penutupan ruas jalan di sekitar Monas dan Harmoni sifatnya situasional.

"Penutupan situasional, melihat perkembangan eskalasi di lapangan," kata Sambodo saat dihubungi wartawan.

Sebelumnya, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus, sempat melarang masyarakat untuk turun menggelar demo Jokowi End Game demi menghindari klaster penularan Covid-19.

Lebih lanjut, Yusri juga mengatakan bahwa sampai saat ini pihaknya masih belum menerima surat pemberitahuan terkait rencana demo Jokowi End Game.

"Belum ada. Tidak ada sampai sekarang," ujarnya dinukil Metronews.com.

Walau demikian, Polda Metro Jaya menyatakan bahwa 3.385 personel gabungan sudah dikerahkan untuk melakukan pengamanan.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Sesmawati