Netral English Netral Mandarin
14:03 wib
Indonesia menempatkan dua wakilnya di final Yonex Thailand Open 2021 di Impact Arena, Bangkok, Minggu (17/1) siang. Kedua wakil berasal dari sektor ganda putri dan ganda campuran. Sebanyak enam orang meninggal akibat banjir dan tanah longsor yang terjadi Sabtu (16/1/2021), di sembilan kecamatan dan 33 kelurahan di Kota Manado, Sulawesi Utara, jadi daerah terdampak.
Tak Kenal Gigi Mundur, Sosok Kapolda Metro Irjen Fadil Dinilai Layak Jadi Kapolri

Selasa, 12-January-2021 14:00

Koordinator Tim Pembela Demokrasi Indonesia (TPDI) Petrus Selestinus
Foto : Netralnews.com/Adiel Manafe
Koordinator Tim Pembela Demokrasi Indonesia (TPDI) Petrus Selestinus
0

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Koordinator Tim Pembela Demokrasi Indonesia (TPDI) Petrus Selestinus berpendapat, pengganti Kapolri Jenderal Idham Azis haruslah figur yang bisa menjawab kebutuhan Negara ke depan, dengan melihat dinamika politik yang berkembang saat ini.

Menurutnya, jika melihat situasi bangsa sekarang, di mana gerakan radikalisme, intoleransi dan terorisme kian marak, maka dibutuhkan sosok Kapolri baru yang membawa visi negara menjaga NKRI tanpa kenal 'gigi mundur'.

"Di tengah munculnya gerakan radikalisme, intoleransi dan terorisme dengan basis ormas radikal dan berpaham khilafah yang ada di mana-mana dan belum tertangani dengan baik, maka kriteria untuk menjadi Kapolri pasca Jenderal Idham Azis, adalah tipe atau karakter Kapolri yang membawa visi negara menjaga NKRI tanpa kenal gigi mundur," kata Petrus dalam keterangan tertulisnya yang diterima netralnews.com, Selasa (12/1/2021). 



Selain itu, Petrus menyebut, Kapolri baru 2021 ke depan harus mampu mewujudkan komitmen nasional dan internasional Negara dalam menjaga ketertiban umum dan ketertiban dunia sesuai amanat konstitusi, yaitu menjaga NKRI dari ancaman ideologi khilafah, Radilalisme, Intoleransi dan Terorisme demi mewujudkan ketetiban dunia sebagai komitmen internasional. 

"Karena itu teori Irjen Pol. Moh Fadil Imran, Kapolda Metro Jaya bahwa menghadapi ormas radikal "tidak ada gigi mundur". Inilah yang harus menjadi style Polri ke depan dan sosok tidak ada gigi mundur seperti inilah yang layak jadi Kapolri, sesuai kebutuhan negara pada saat ini," jelas Petrus. 

Seperti diberitakan, Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) telah menyerahkan lima nama calon Kapolri kepada Presiden Joko Widodo pada Kamis (7/1/2021). Lima kandidat tersebut berpeluang menggantikan Jenderal Idham Azis yang akan pensiun pada 1 Februari 2021.

Kelima calon Kapolri itu adalah Komjen Gatot Edy Pramono, Komjen Boy Rafly Amar, Komjen Listyo Sigit Prabowo, Komjen Arief Sulistyanto, dan Komjen Agus Andrianto. 

Setelah menerima nama-nama tersebut, Presiden Jokowi akan menunjuk satu nama kemudian diserahkan kepada DPR untuk dilakukan proses uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test. 

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Sesmawati