Netral English Netral Mandarin
04:51wib
Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo mewacanakan mengganti maskapai BUMN PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk dengan Pelita Air milik PT Pertamina (Persero). Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) akan menggelar unjuk rasa mengevaluasi 2 tahun kinerja Jokowi-Ma'ruf bersama Gerakan Buruh Bersama Rakyat (Gebrak), Kamis (28/10).
Tak Terima Disebut Bakal Jualan Agama dan Surga, Politikus Partai Ummat: Mosok Jualan Komunisme?

Rabu, 15-September-2021 08:15

Mustofa Nahrawardaya
Foto : Merdeka
Mustofa Nahrawardaya
18

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Tak terima disebut bakal jualan agama saat di Pileg 2024, Politikus Partai Ummat, Mustofa Nahrawardaya menyentil akun @BukitKelam yang sebelumnya mencuit:

“Humas Partai Umat. Pileg nanti jualan agama,  jualan surga,” kata akun @BukitKelam.

Mustofa Nahrawardaya pun membalas ketus.

“Mosok jualan komunisme. Malah aneh. Kita negara, rakyatnya  beragama. Pernah mengalami sejarah buruk karena memusuhi agama. Akhirnya tahun 65, Ulama dibantai PKI. Tujuh Jenderal dicincang dan dibunuh serta ditimbun di Lubang Buaya,” jawab Mustofa melalui akun Twitternya, Rabu 15 September 2021.

Untuk diketahui, Partai Ummat resmi mendapatkan SK dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) terkait pengesahan badan hukum Partai Ummat. Partai Ummat mengaku siap menjadi peserta Pemilu 2024.

"Dengan resminya Partai Ummat sebagai partai politik yang siap bertarung dalam Pemilu 2024, Partai Ummat mengajak semua anak bangsa yang mempunyai aspirasi politik sama, yaitu 'melawan kezaliman dan menegakkan keadilan', untuk bergabung dengan Partai Ummat," ungkap Ketua Umum Partai Ummat Ridho Rahmadi dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (28/8/2021).

Ia mengajak masyarakat mendaftar menjadi kader dengan mendatangi kantor Partai Ummat di daerah.

"Masyarakat bisa mendatangi semua kantor Partai Ummat, baik di tingkat kecamatan, kabupaten, maupun provinsi, di seluruh Indonesia untuk mendaftarkan diri. Pendaftaran juga bisa dilakukan online," ungkapnya.

Ridho Rahmadi menegaskan Partai Ummat akan memperjuangkan keadilan sosial berdasarkan tauhid. Ridho mengatakan tauhid adalah ajaran tentang keesaan Tuhan yang menjadi ciri utama agama-agama Ibrahimi maupun agama-agama sebelumnya. Di antara agama-agama yang termasuk dalam kelompok agama Ibrahimi adalah agama yang diturunkan kepada Nabi Musa AS, Nabi Isa AS, dan Nabi Muhammad SAW.

Agama Islam dalam kitab suci Al-Qur'an menyebutkan bahwa antara satu nabi dan nabi lainnya tidak boleh dibeda-bedakan karena semua nabi membawa risalah yang sama, yaitu perintah beribadah kepada Tuhan Yang Esa. Menurutnya, Partai Ummat akan memperjuangkan kemanusiaan dan menjauhi kezaliman.

"Partai Ummat memegang teguh tauhid Islam, yakni keyakinan mutlak pada Ketuhanan Yang Maha Esa. Dari keyakinan pada keesaan Allah SWT itu, Partai Ummat akan berjuang sungguh-sungguh untuk mengejawantahkan kemanusiaan atau humanitarianisme yang betul-betul adil dan beradab. Jauh dari kezaliman dan jauh dari kebiadaban," Ridho Rahmadi.

Adapun agenda perjuangan Partai Ummat berikutnya adalah mewujudkan persatuan Indonesia.

"Partai Ummat akan melawan setiap usaha terbuka atau terselubung yang ingin membelah bangsa dan mengadu domba sesama anak bangsa," ujarnya.

Dalam usaha menjaga persatuan Indonesia ini, Partai Ummat akan mengedepankan musyawarah untuk mufakat yang menjadi ciri politik Islam yang kemudian diadopsi menjadi sila ke-4 Pancasila.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Nazaruli