Netral English Netral Mandarin
23:30wib
Ahli patologi klinis Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta Tonang Dwi Ardyanto menduga bahwa varian Omicron sudah masuk Indonesia. Sebanyak 10.000 buruh akan menggelar aksi unjuk rasa di tiga tempat, yakni Istana Kepresidenan, Mahkamah Konstitusi, dan Balai Kota DKI Jakarta, hari ini.
Tak Terima Hanya Meminta Maaf Ribuan Orang Tandatangani Petisi untuk Proses Hukum Rachel Vennya

Rabu, 20-Oktober-2021 16:30

Hadir Petisi proses hukum Rachel Vennya.
Foto : Instagram Rachel Vennya
Hadir Petisi proses hukum Rachel Vennya.
38

JAKARTA, NETRALNEWS.COM – Selebgram Rachel Vennya belum lama ini mengutarakan permintaan maafnya kepada publik terkait kasusnya yang kabur karantina dari Wisma Atlet. Ternyata permintaan maaf tersebut tak mampu meredam amarah masyarakat Indonesia.

Muncul petisi di change.org untuk Rachel Vennya agar segera di proses secara hukum. Dalam petisi tersebut berbunyi “Segera proses hukum bagi Rachel Vennya berani kabur dari karantina.”

Berdasarkan pengamatan hingga Rabu (20/10/21) sudah terdapat lebih dari 10.000 orang yang menandatangani petisi tersebut. Sementara target yang ditentukan ada 15.000 tandatangan.

Natyarina Avie selaku pelopor petisi ini menegaskan bahwa seluruh warga Indonesia wajib mengikuti aturan yang berlaku, jika sampai ada yang melanggarnya maka orang tersebut harus bertanggung jawab dan menerima risikonya. Tak pandang apapun status mereka, termasuk publik figur.Ribuan orang yang menandatangani petisi ini beranggapan bahwa permintaan maaf yang dilakukan Rachel Vennya melalui kanal Youtube Boy William tidaklah cukup. Mereka berpendapat ibu dari dua anak itu tetap harus bertanggung jawab terhadap apa yang ia perbuat.

Salah satu penekan petisi yang bernama Dwi Novi menceritakan dirinya rela tak bertemu dengan anaknya dikarenakan sempat positif Covid-19 saat sedang melahirkan. Walaupun berat ia tetap harus menjalani karantina selama 10 hari.

“Apakah kamu pikir aku tidak rindu dengan anakku juga, Rachel? Kamu orang yang egois banget!!,” tulis Dwi.

Banyak komentar-komentar pedas yang ditujukan ke Rachel Vennya. Menurut warganet mantan istri Niko Al Hakim ini berhak dipenjara.

“Usut tuntas, jangan mau negara dibeli ama influencer. Konyol banget institusi pemerintah bisa diacak acak sama INFLUENCER,” komentar salah satu warganet.

“Buna berhak dipenjara,” tulis warganet lainnya.

Sementara itu Polda Metro Jaya menjadwalkan pemanggilan pada Rachel Vennya Kamis, (21/10/21) untuk klarifikasi kaburnya dia dari karantina. Rachel Vennya terancam Undang-Undang Wabah Penyakit Menular dan UU Kekarantinaan Kesehatan yang masing-masing ancaman hukumannya adalah satu tahun penjara.  

Reporter : Kalingga Murda
Editor : Sulha Handayani

Berita Terkait

Berita Rekomendasi