Netral English Netral Mandarin
23:28wib
Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo mewacanakan mengganti maskapai BUMN PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk dengan Pelita Air milik PT Pertamina (Persero). Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) akan menggelar unjuk rasa mengevaluasi 2 tahun kinerja Jokowi-Ma'ruf bersama Gerakan Buruh Bersama Rakyat (Gebrak), Kamis (28/10).
Teddy Tantang Andi Arief: Bisa Anda Buktikan Pemerintah Menuduh SBY?

Rabu, 28-Juli-2021 22:06

Mantan Dewan Pakar Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Teddy Gusnaidi
Foto : Twitter
Mantan Dewan Pakar Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Teddy Gusnaidi
13

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Eks Dewan Pakar PKPI Teddy Gusnaidi mengomentari cuitan Ketua Bappilu Partai Demokrat Andi Arief yang menyebut pemerintah menuduh Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai dalang gerakan rakyat.

Teddy menantang Andi Arief untuk menunjukkan bukti pemerintah menuduh SBY. "Bisa anda buktikan tuduhan bahwa pemerintah menuduh SBY?," tulis Teddy di akun Twitter-nya, Selasa (27/7/2021).

Teddy berpendapat, pernyataan Andi itu tak lebih dari sekedar ingin mengangkat citra SBY dengan memanfaatkan situasi pandemi Covid-19.

"Anda memang ditugaskan sebagai Ketua Bappilu, tapi gak perlu lakukan hal jorok seperti ini, memanfaatkan pandemi untuk mengangkat citra SBY," cuit @TeddyGusnaidi.

"Ingat, keberadaan SBY seperti ketiadaannya di negeri ini.. @Andiarief__," sindir Teddy.

Sebelumnya, Andi Arief menyebut bahwa SBY mendukung pemerintah dalam penanganan pandemi Covid-19. Saat ini, kata Andi, SBY menjalankan protokol kesehatan secara ketat di kediamannya di Cikeas, Jawa Barat.

"Pak SBY dukung penanganan Covid. Saat ini jalankan prokes ketat di Cikeas, sambil melukis," tulis Andi di akun Twitter-nya, seperti dilihat netralnews.com, Selasa (27/7/2021).

Namun, lanjut Andi, SBY malah dituduh pemerintah dan buzzer sebagai dalang aksi rakyat, maka SBY sebagai manusia biasa juga bisa bereaksi.

Andi menyakini, jika SBY bereaksi dan menyerukan agar turun ke jalan, maka rakyat bakal mendengarkan seruan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat itu.

"Kalau terus dituduh pemerintah dan buzzer dalangi gerakan rakyat, Pak SBY manusia biasa yang bisa bereaksi. Rasanya, rakyat akan turun ke jalan kalau beliau serukan. Tapi itu bukan DNA SBY," cuit @Andiarief_.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Sesmawati