Netral English Netral Mandarin
16:26 wib
Kasus terkonfirmasi positif COVID-19 yang dilaporkan melalui Satuan Tugas Penanganan COVID-19 per Minggu (17/1) pukul 12.00 WIB bertambah 11.287. Ganda putri Indonesia Greysia Polii/Apriyani Rahayu meraih gelar juara turnamen Yonex Thailand Open 2021 setelah menyingkirkan pasangan tuan rumah.
Tembak Mati 6 Pengikut Habib Rizieq, Ini Barang Bukti Yang Disita Polisi

Senin, 07-December-2020 18:00

Kapolri didampingi Pangdam Jaya menunjukkan barang bukti penyerangan laskar HRS ke polisi.
Foto : Istimewa
Kapolri didampingi Pangdam Jaya menunjukkan barang bukti penyerangan laskar HRS ke polisi.
6

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Polda Metro Jaya menyita sejumlah barang bukti yang diduga digunakan oleh laskar khusus pengawalan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab pada peristiwa penyerangan anggota polisi di Tol Jakarta-Cikampek km 50 pada Senin (7/12/2020) sini hari tadi.

Barang bukti yang diamankan Polda Metro Jaya, yakni dua senjata api, peluru, sebilah katana, celurit dan beberapa senjata tajam lainnya. 

"(Senpi) Asli, ini sudah ada tiga yang ditembakan," kata Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Fadli Imran dalam jumpa pers di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (7/12/2020) siang. Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurrachman turut hadir dalam kegiatan ini. 



Pada kesempatan itu, Fadil Imran juga menjelaskan kronologis penyerangan terhadap anggota polisi yang diduga dilakukan oleh pendukung Habib Rizieq. 

Fadil membeberkan, awalnya polisi mendapatkan informasi ada pergerakan massa dari pendukung HRS yang akan datang ke Polda Metro Jaya terkait pemanggilan kedua Habib Rizieq pada Senin (7/12/2020) soal pelanggaran protokol kesehatan Covid-19.

"Berawal dari penyelidikan adanya kelompok pengikut Habib Rizieq yang akan datang ke Polda Metro Jaya pada saat pemeriksaan kedua," ujarnya. 

"Beredar di medsos akan ada kelompok pengikut MRS (Muhammad Rizieq Shihab) yang akan mengawal pada saat pemeriksaan dengan jumlah besar sehingga dilakukan penyelidikan terhadap kelompok tersebut," sambung Fadil. 

Saat anggota polisi berada di tol mengikuti kendaraan kelompok Habib Rizieq, lanjut Fadil, kendaraan petugas dipepet dan diberhentikan oleh dua kendaraan pengikut Habib Rizieq. 

Kemudian para pendukung Habib Rizieq melakukan penyerangan dengan menodongkan senjata api dan senjata tajam berupa samurai, celurit kepada anggota polisi. 

"Karena membahayakan keselamatan jiwa petugas pada saat itu, kemudian petugas melakukan tindakan tegas dan terukur yang mengakibatkan enam orang penyerang meninggal dunia dan empat orang lainnya melarikan diri," ungkap Fadil. 

Akibat peristiwa itu, pihak kepolisian mengalami kerugian materil yaitu kerusakan kendaraan karena ditabrak pelaku dan adanya bekas tembakan pelaku pada saat di TKP. 
 

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Irawan HP