Netral English Netral Mandarin
07:54 wib
Sony Pictures mengumumkan tunda perilisan film baru mereka. Film Cinderella yang sedianya dijadwalkan rilis pada 5 Februari 2021 diundur ke 16 Juli 2021. Film Ghostbusters: Afterlife juga diundur. Kementerian Kesehatan menegaskan, hampir tak mungkin seseorang yang divaksin Sinovac terinfeksi virus corona karena vaksin. Sebab, vaksin tersebut berisi virus mati.
Soal 6 Laskar FPI, Tengku Zul: Nyawa Mukmin Lebih Mahal dari Seluruh Alam Semesta

Kamis, 17-December-2020 08:23

Soal 6 Laskar FPI , Tengku Zul sebut Nyawa Mukmin Lebih Mahal dari Seluruh Alam Semesta
Foto : Istimewa
Soal 6 Laskar FPI , Tengku Zul sebut Nyawa Mukmin Lebih Mahal dari Seluruh Alam Semesta
10

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Sejumlah unsur dari organisasi masyarakat mendesak pengusutan secara tuntas kasus meninggalnya enam anggota Front Pembela Islam (FPI) setelah terjadi insiden dengan polisi.

Mantan Wasekjen MUI Tengku Zulkarnain melalui akun Twitternya, Rabu malam (16/12/20) ikut menggarisbawahi desakan tersebut.

"Hampir seluruh Indonesia massa bergerak mendesak dibentuknya Tim Gabungan Pencari Fakta Independen  untuk mengungkap Tragedi Berdarah terbunuhnya 6 Lasykar FPI... Dorong terus sampai tuntas," kata Tengku Zul.

"Nyawa mukmin itu lebih mahal dari seluruh alam semesta...," tegasnya.

Sebelumnya diberitakan, Wakil Ketua Umum Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Priyo Budi Santoso mendesak agar dibentuk tim independen pencari fakta untuk mengusut insiden tersebut secara tuntas, terbuk, dan transparan.

"Tim melibatkan Komnas Hak Asasi Manusia, Ikatan Dokter Indonesia, lembaga-lembaga independen, dan tokoh-tokoh kredibel pegiat kemanusiaan," kata dia, kepada wartawan.

Secara terpisah, Sekretaris Umun Pimpinan Pusat Muhammadiyah Abdul Mu'ti mengapresiasi langkah FPI yang meminta Komnas HAM mengusut tuntas dugaan pelanggaran hak asasi manusia atas meninggalnya enam anggota FPI. Mu'ti meminta kepolisian terbuka dan merespons secara positif sehingga menjawab berbagai spekulasi masyarakat terhadap insiden tersebut.

Sementara itu, secara terpisah Ketua Umum Pimpinan Pusat Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia Ismed Hasan Putro mendorong setiap pihak mengedepankan dan menghargai proses hukum secara konsisten, termasuk dari unsur polisi.

"Meminta pimpinan Polri bersikap jujur dan memberi informasi sebenar-benarnya terkait peristiwa kelabu itu," katanya seperti dinukil Republika.com.


Ismed juga meminta insiden FPI-Polri itu dapat diusut tuntas oleh tim investigasi yang independen.



Reporter : Taat Ujianto
Editor : Taat Ujianto