Netral English Netral Mandarin
13:42wib
Barcelona yang tumbang di tangan Bayern Munich sehingga dipastikan tersingkir dari ajang Liga Champions 2021-2022. Hasil analisis dan investigasi penyidik Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya terhadap beberapa kecelakaan bus Transjakarta menunjukkan sebagian besar disebabkan oleh faktor kesalahan manusia.
Terbunuhnya Sang Jenderal, Ahmad Yani

Kamis, 30-September-2021 20:45

Infografik Jenderal Ahmad Yani.
Foto : Netralnews/Amar
Infografik Jenderal Ahmad Yani.
45

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Ahmad Yani dilahirkan di Jenar, Purworejo, pada tanggal 19 Juni 1922, sebagai putra tertua dari Sarjo bin Suharyo dan isterinya Murtini. Sarjo kemudian lebih dikenal dengan nama M. Wongsorejo. Ahmad mempunyai dua orang adik, Asmi dan Asina.

Pada tahun 1927, Yani pindah dengan keluarganya ke Batavia, di mana ayahnya kini bekerja untuk General Belanda. Di Batavia, Yani bekerja jalan melalui pendidikan dasar dan menengah. Pada tahun 1940, Yani meninggalkan sekolah tinggi untuk menjalani wajib militer di tentara Hindia Belanda pemerintah kolonial. Ia belajar topografi militer di Malang, Jawa Timur, tetapi pendidikan ini terganggu oleh kedatangan pasukan Jepang pada tahun 1942. Pada saat yang sama, Yani dan keluarganya pindah kembali ke Jawa Tengah.

Pada tahun 1943, ia bergabung dengan tentara yang disponsori Jepang Peta (Pembela Tanah Air), dan menjalani pelatihan lebih lanjut di Magelang. Setelah menyelesaikan pelatihan ini, Yani meminta untuk dilatih sebagai komandan peleton Peta dan dipindahkan ke Bogor, Jawa Barat untuk menerima pelatihan. Setelah selesai, ia dikirim kembali ke Magelang sebagai instruktur.

Pada dini hari 1 Oktober 1965, Gerakan 30 September mencoba untuk menculik tujuh anggota staf umum Angkatan Darat. Sebuah tim dari sekitar 200 orang mengepung rumah Yani di Jalan Latuhahary No. 6 di pinggiran Jakarta Menteng, Jakarta Pusat. Malam itu juga Jenderal Ahmad Yani ditembak oleh kelompok bersenjata dan mayatnya dibuang ke Lubang Buaya. 

Reporter : Widita Fembrian
Editor : Widita Fembrian

Berita Terkait

Berita Rekomendasi