Netral English Netral Mandarin
22:15 wib
Polisi akan mengumumkan hasil gelar perkara kasus dugaan pelanggaran protokol kesehatan (prokes) dalam acara yang dihadiri oleh selebriti Raffi Ahmad pada Kamis (21/1). Komisi III DPR menyetujui penunjukan Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri, setelah mendengarkan pendapat fraksi-fraksi dalam rapat internal Komisi III DPR.
Terima Pengurus Gercin, Ketua DPD Ingin Fokus Bahas Kesejahteraan Papua

Sabtu, 28-November-2020 20:47

Ketua DPD AA La Nyalla Mahmud Mattalitti Audensi Dengan Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Gerakan Cinta Indonesia (Gercin)
Foto : Humas DPD
Ketua DPD AA La Nyalla Mahmud Mattalitti Audensi Dengan Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Gerakan Cinta Indonesia (Gercin)
17

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Ketua DPD AA La Nyalla Mahmud Mattalitti ingin fokus membahas isu kesejahteraan di Papua, ketimbang isu soal keamanan dan ketertiban. 

Hal itu disampaikan La Nyalla saat menerima audiensi Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Gerakan Cinta Indonesia (Gercin) pada Sabtu (28/11/2020). 

Delegasi Gercin yang hadir dipimpin Ketua DPN Hendrik Yance Udam, dan sejumlah pengurus lainnya, seperti Yan Piet Sada, Setiyono, Titi dan Evi Liana Tobing. Selain itu, turut hadir sejumlah tokoh adat dan pengurus daerah Gercin Papua. 



“Menyangkut Papua, saya pribadi ingin fokus bicara kesejahteraan dan hambatan pembangunan di sana. Saya tidak ingin bicara soal keamanan dan ketertiban. Karena itu, saya akan ke sana dengan mengajak unsur kementerian di sektor Kesra, bukan di sektor Polhukam,” kata La Nyalla dalam keterangan tertulisnya, hari ini. 

Sejumlah isu mengemuka dalam audiensi dan diskusi tersebut. Salah satunya tentang kebutuhan Rumah Sakit skala internasional yang menjadi Papua Health Center, seperti yang disampaikan Jhon Manangsang Wally, yang telah 30 tahun mengabdi sebagai dokter di Papua. 

Sementara itu, akademisi Universitas Cenderawasih yang juga mantan official Persipura dan pelatih fisik Timnas Sepakbola Indonesia Daniel Womsiwor menambahkan bahwa rumah sakit tersebut bisa dilengkapi dengan pusat ilmu olahraga untuk mendukung dunia olahraga Papua.

“RS tersebut bisa dilengkapi dengan sport science center, untuk mendukung dunia olahraga di Papua, terutama untuk peningkatan kualitas atlit-atlit asal Papua yang selama ini telah banyak menyumbangkan medali di event-event dunia,” ujar Daniel. 

Daniel juga menegaskan, potensi mahasiswa baru yang ingin memasuki perguruan tinggi negeri mencapai 14.000 calon mahasiswa. Sementara Universitas Negeri Cendrawasi hanya punya daya tampung 4.000 mahasiswa setiap tahun ajaran. “Sehingga sudah saatnya ada satu lagi perguruan tinggi negeri di Papua,” ungkapnya. 

Pada kesempatan yang sama, tokoh adat Pieter Dantru mengadukan program lumbung pangan nasional di Papua, yang justru beras hasil panen tidak terserap. “Sampai hari ini beras hasil panen masih berada di petani,” ujarnya.  

Sementara tokoh pemuda Papua, Simon Petrus Balagaize mengungkap ada banyak praktek kinerja pemerintahan daerah yang tidak sejalan atau tidak menjalankan apa yang sudah diputuskan bersama oleh pemerintah pusat.

“Ada banyak contoh, apa yang Presiden sudah sampaikan untuk dilaksanakan, tapi di daerah juga tidak terlaksana. Ini membuat kami prihatin,” papar Simon, yang juga aktif di KNPI. 

Menanggapi hal itu, La Nyalla berjanji akan menyampaikan hal-hal yang didapat dari audiensi ini kepada Presiden Joko Widodo dalam kesempatan forum konsultasi antara Pimpinan DPD dengan Presiden yang dilakukan secara periodik.

“Nanti kalau saya ke Papua, saya akan ajak unsur kementerian terkait dengan kesra, bukan dari unsur polhukam. Karena yang dibutuhkan Papua sebenarnya adalah kesejahteraan yang konkret dan pembangunan yang tepat sasaran,” jelas La Nyalla.

Menanggapi adanya aduan perintah Presiden yang tidak jalan di daerah, La Nyalla mengaku akan mengajak juga unsur dari Kantor Staf Presiden untuk melihat dan mendengar secara langsung apa yang macet di lapangan. 

Reporter : adiel
Editor : Nazar