Netral English Netral Mandarin
16:26wib
LSI Denny JA menilai, PDI Perjuangan berpotensi akan mengalami kekalahan jika mengusung Ketua DPR Puan Maharani sebagai calon presiden pada Pemilihan Presiden 2024 mendatang. Profesi Perhimpunan Ahli Epidemiologi Indonesia menegaskan fasilitas kesehatan di Indonesia bisa tumbang dalam 2-4 minggu jika pengendalian pandemi tidak diperketat.
Terjadi Penumpukan Penumpang di Stasiun Manggarai, Budi Karya Sumadi: PT KCI Tidak Profesional

Jumat, 14-Mei-2021 12:15

Penumpang KRL Commuterline menunggu kedatangan kereta.
Foto : krl.co.id
Penumpang KRL Commuterline menunggu kedatangan kereta.
6

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menilai PT Kereta Commuter Indonesia (KCI ) tidak profesional dalam mengatur jumlah penumpang kereta api sehingga terjadi penumpukan dan berpotensi menjadi kluster COVID-19.

"Saya menilai PT KCI tidak profesional, sehingga terjadi penumpukan penumpang kereta api dan ini sangat tidak kita harapkan," kata Menhub Budi Karya kepada pers saat meninjau Stasiun Manggarai di Jakarta, Jumat (14/5/2021).

Saat meninjau Stasiun Manggarai serta memantau langsung dan wawancara dengan sejumlah penumpang, Menhub melihat langsung kondisi penumpang kereta commuter yang padat sehingga tidak ada protokol kesehatan/prokes seperti tidak ada pengaturan jarak serta pemeriksaan antigen secara acak.

Menhub mengatakan dalam 3-4 hari terakhir ini setiap hari setidaknya ada 200 ribu penumpang yang naik kereta komuter.

"Saya memperkirakan untuk besok Sabtu dan Minggu jumlah penumpang kereta komuter akan naik jadi 300-400 ribu orang tiap hari. Saya tegaskan ini harus menjadi perhatian serius PT KCI," kata Budi Karya.

Selama sekitar satu jam berada di Stasiun Manggarai, Menhub mengatakan dalam satu gerbong ada lebih dari 70 penumpang sehingga tidak terdapat jaga jarak yang berpotensi menjadi kluster baru.

Menhub mengatakan kejadian ini menjadi pelajaran berharga untuk semua pihak yang mengelola transportasi massal untuk terus melakukan prokes dan tidak terjadi lagi di semua daerah.

"Saya perintahkan ke PT KCI agar kejadian serupa mulai besok Sabtu dan seterusnya tidak terulang lagi dan harus jalankan prokes ketat," kata Budi Karya, seperti dilansir Antara. 

 

 

Reporter : Antara
Editor : Irawan HP