Netral English Netral Mandarin
01:09 wib
Kasus terkonfirmasi positif COVID-19 yang dilaporkan melalui Satuan Tugas Penanganan COVID-19 per Minggu (17/1) pukul 12.00 WIB bertambah 11.287. Ganda putri Indonesia Greysia Polii/Apriyani Rahayu meraih gelar juara turnamen Yonex Thailand Open 2021 setelah menyingkirkan pasangan tuan rumah.
Terkait Aksi Benny Wenda, Ini Pesan Haikal Hassan ke Masyarakat Papua Barat

Sabtu, 05-December-2020 00:06

Ustadz Haikal Hassan
Foto : Publik satu
Ustadz Haikal Hassan
7

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Ustadz Haikal Hassan menyampaikan pesan kepada masyarakat Papua Barat melalui akun Twitternya, Kamis (3/12/2020).

Dalam pesannya, Ustadz Haikal mengatakan, apabila masyarakat Papua Barat merasa kecewa dengan kebijakan pemerintah, maka solusinya adalah dialog, bukan memisahkan diri dari NKRI.

Pesan itu disampaikan Haikal terkait aksi
pimpinan United Liberation Movement for West Papua (ULMWP), Benny Wenda yang mengumumkan pembentukan pemerintahan sementara Papua Barat.



"Kepada saudaraku orang Papua Barat,
Kalau saudara kecewa dengan kebijakan pemerintah, jalan keluarnya dialog. Bukan memisahkan diri dari NKRI," tulis @haikal_hassan.

Lebih lanjut, juru bicara Persaudaraan Alumni (PA) 212 ini mengingatkan bahwa agama apapun tidak mengajarkan melakukan pemberontakan. Haikal pun mengajak semuanya kembali kepada Pancasila.

"Ajaran agama apapun tidak mengijinkan pemberontakan, kekerasan, pertumpahan darah dan sejenisnya. Mari kembali ke Pancasila kita semua...," cuit Haikal Hassan.

Seperti diberitakan, pimpinan ULMWP Benny Wenda, mengumumkan pembentukan pemerintahan sementara Papua Barat melalui akun Twitter-nya, Selasa (1/12/2020).

Benny Wenda memanfaatkan momen 1 Desember, yang diklaim Organisasi Papua Merdeka (OPM), sebagai hari kemerdekaan Papua Barat.

"Today, we announce the formation of our Provisional Government of #WestPapua. From today, December 1, 2020, we begin implementing our own constitution and reclaiming our sovereign land," tulis Benny Wenda.

"Hari ini, kami mendeklarasikan pembentukan Pemerintahan Sementara #PapuaBarat. Mulai hari ini, 1 Desember 2020, kami mulai menerapkan konstitusi kami sendiri dan mengeklaim kembali tanah kedaulatan kami".

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Sesmawati