3
Netral English Netral Mandarin
18:43 wib
Timnas Indonesia U-23 akan berhadapan dengan Bali United dalam laga uji coba yang akan berlangsung hari ini. Pemerintah masih menganggap persoalan di tubuh Partai Demokrat yang berujung pada Kongres Luar Biasa (KLB) di Deli Serdang merupakan persoalan internal partai.
Terkait Asal-Usul COVID-19, WHO Sebut Semua Hipotesis Perlu Analisis Lebih Lanjut

Sabtu, 13-Februari-2021 13:41

Tim ahli yang dipimpin Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengunjungi sebuah rumah sakit di Kota Wuhan di China.
Foto : Economic times
Tim ahli yang dipimpin Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengunjungi sebuah rumah sakit di Kota Wuhan di China.
1

JENEWA, NETRALNEWS.COM - Semua hipotesis masih terbuka dalam penyelidikan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tentang asal-usul COVID-19, kata Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus dalam sebuah pengarahan, Jumat (12/2/2021).

Sebuah misi yang dipimpin WHO di China pada pekan ini menyampaikan bahwa mereka tidak lagi menyelidiki lebih jauh pertanyaan apakah virus corona baru itu lolos dari laboratorium, yang dianggap sangat tidak mungkin. Amerika Serikat telah mengatakan akan meninjau temuan dari misi WHO tersebut.

"Beberapa pertanyaan telah diajukan mengenai apakah beberapa hipotesis telah dibuang. Setelah berbicara dengan beberapa anggota tim, saya ingin memastikan bahwa semua hipotesis tetap terbuka dan memerlukan analisis dan studi lebih lanjut," kata Tedros.

"Beberapa dari pekerjaan penyelidikan itu mungkin berada di luar kendali dan ruang lingkup misi (WHO) ini. Kami selalu mengatakan bahwa misi ini tidak akan menemukan semua jawaban, tetapi telah menambahkan informasi penting yang membawa kita lebih dekat untuk memahami asal-usul virus penyebab COVID-19," ujar Dirjen WHO itu.

Misi penyelidikan WHO tersebut mengatakan hipotesis utamanya adalah bahwa virus corona baru berasal dari kelelawar, meskipun ada beberapa kemungkinan skenario bagaimana virus itu menular ke manusia, mungkin pertama dengan menginfeksi spesies hewan lain.

Pemerintahan mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, yang meninggalkan jabatannya bulan lalu, mengatakan pihaknya yakin virus corona baru itu mungkin telah keluar karena kebocoran dari laboratorium di kota Wuhan di China.

China membantah keras hal itu, dan mengatakan Institut Virologi Wuhan tidak mempelajari virus-virus terkait.

Reporter : Sesmawati
Editor : Sesmawati