Netral English Netral Mandarin
21:33wib
Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo mewacanakan mengganti maskapai BUMN PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk dengan Pelita Air milik PT Pertamina (Persero). Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) akan menggelar unjuk rasa mengevaluasi 2 tahun kinerja Jokowi-Ma'ruf bersama Gerakan Buruh Bersama Rakyat (Gebrak), Kamis (28/10).
Terkait Perusakan Masjid Ahmadiyah di Sintang, Rustam ke Presiden Jokowi: Jangan Diam Terus!

Sabtu, 04-September-2021 12:39

Pemerhati sosial politik Rustam Ibrahim
Foto : Twitter
Pemerhati sosial politik Rustam Ibrahim
15

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Pemerhati sosial politik Rustam Ibrahim mengungkapkan keinginannya agar Presiden Joko Widodo (Jokowi) berbicara menentang kekerasan dan diskriminasi terhadap kelompok minoritas di Tanah Air.

Keinginan Rustam itu disampaikan terkait dengan peristiwa perusakan Masjid Miftahul Huda milik jemaah Ahmadiyah di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat.

Menurut Rustam, suara Presiden Jokowi bisa mendorong penegak hukum lebih tegas dalam melakukan penindakan terhadap kelompok yang melakukan kekerasan dan diskriminasi terhadap minoritas. 

"Saya ingin mendengar sekali-sekali Presiden @jokowi bicara menentang diskriminasi dan kekerasan terhadap agama minoritas. Misalnya mengecam perusakan Masjid Ahmadyah di Sintang, Kalimantan Barat," tulis Rustam di akun Twitternya, Sabtu (4/9/2021).

"Ini bisa mendorong penegak hukum lebih tegas bertindak. Jangan diam terus!" tegas @RustamIbrahim.

Seperti diberitakan, Masjid Miftahul Huda milik Jemaah Ahmadiyah Indonesia (JAI) di Desa Balai Harapan, Kecamatan Tempunak, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat dirusak massa pada Jumat (3/9/2021) siang.

Masjid Ahmadiyah yang disegel pemerintah setempat pada 14 Agustus 2021 itu dirusak gerombolan massa yang mengatasnamakan Aliansi Umat Islam Sintang. Massa melakukan pembakaran salah satu bangunan di samping masjid, merusak, dan mengobrak-abrik Masjid Miftahul Huda yang dibangun oleh jemaat.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Sesmawati