Netral English Netral Mandarin
09:12wib
BMKG menyatakan gempa yang terus berlangsung di wilayah Ambarawa Kabupaten Semarang dan Kota Salatiga merupakan jenis gempa swarm dan perlu diwaspadai. Sejumlah calon penumpang pesawat di Bandara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, mengeluhkan soal aplikasi PeduliLindungi serta harga tes PCR yang dinilai mahal.
Terkait Varian Beta, Menteri Inggris Pertimbangkan Prancis Masuk Daftar Merah Perjalanan

Jumat, 16-Juli-2021 14:00

Orang-orang berjalan di sebuah jalan di Paris tanpa mengenakan masker, saat masker tidak diwajibkan lagi dipakai saat keluar rumahdi tengah pandemi penyakit virus corona (COVID-19), di Prancis, Kamis
Foto : Antara/Reuters
Orang-orang berjalan di sebuah jalan di Paris tanpa mengenakan masker, saat masker tidak diwajibkan lagi dipakai saat keluar rumahdi tengah pandemi penyakit virus corona (COVID-19), di Prancis, Kamis
15

LONDON, NETRALNEWS.COM - Para menteri Inggris sedang mempertimbangkan untuk menempatkan Prancis dalam daftar merah perjalanan karena kekhawatiran terkait varian Beta COVID-19, surat kabar Daily Telegraph melaporkan, mengutip sumber. 

Usulan itu dibahas pada Rabu (15/7/2021) sebagai bagian dari tinjauan perjalanan internasional oleh para pejabat, surat kabar itu melaporkan, seraya menambahkan bahwa para menteri itu setuju untuk memantau situasi. 

Varian Beta virus corona pertama kali diidentifikasi di Afrika Selatan. 

Daftar merah Inggris adalah negara-negara yang dikenai pembatasan perjalanan paling ketat. Orang-orang yang datang dari negara-negara dalam daftar tersebut diharuskan menjalani karantina saat kembali. 

Prancis saat ini berada dalam daftar negara dengan risiko sedang,  

Dalam menghadapi situasi pandemi, Inggris membuat kebijakan perjalanan dengan mengklasifikasikan negara-negara ke dalam tiga tingkat: negara yang masuk ke dalam daftar merah, kuning dan hijau.

Reporter : Antara
Editor : Sesmawati