Netral English Netral Mandarin
18:02wib
Ebrahim Raisi dinyatakan sebagai presiden terpilih Iran setelah penghitungan suara pada Sabtu (19/6/2021). Koordinator Tim Pakar sekaligus Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito terkonfirmasi positif Covid-19 menyusul aktivitasnya yang padat dalam dua pekan terakhir ini.
Terlihat Jelas Detailnya, Inilah Penampakan Sejati Maqam Ibrahim

Sabtu, 08-Mei-2021 11:10

Penampakan Maqam Ibrahim.
Foto : Twitter @HaramainInfo
Penampakan Maqam Ibrahim.
4

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Saat mendengar kata Maqam, otomatis yang terpikirkan adalah makam alias kuburan. Begitu juga dengan Maqam Ibrahim yang kerap dikura sebagai peristirahatan terakhir atau tempat di mana jasad Nabi Ibrahim dikuburkan.

Ternyata itu salah. Maqam Ibrahim bukanlah kuburan sebenarnya. Maqam ini adalah batu yang dibawa Nabi Ismail dan digunakan untuk berdiri Nabi Ibrahim saat membangun Ka'bah. 

Seperti dikutip dari laman nu.or.id, Sabtu (8/5/2021), dinamakan Maqam dalam bahasa Arab karena dalam Bahasa Indonesia artinya meliputi: tempat berpijaknya dua kaki, kedudukan seseorang, berdiri, bangkit, bangun, atau berangkat. 

Rasa penasaran pada wujud batu Maqam Ibrahim terjawab setelah laman Haramain mengambil beberapa foto dari jarak dekat batu yang berdasarkan beberapa literatur berasal dari surga seperti halnya Hajar Aswad. 

Foto tersebut diunggah di laman Facebook Haramain pada Rabu (5/5) diikuti doa agar umat Islam bisa berkunjung ke situs suci tersebut. 

“Pernah bermimpi melihat dari dekat isi dalam Maqam Ibrahim? Setelah berjam-jam berusaha mengambil foto paling detail (batu Maqam Ibrahim), ini hasil akhirnya. Semoga Allah memberkahi dan memberi kesempatan untuk mengunjungi Masjidil Haram dan melihat Maqam Ibrahim secara langsung,” seperti tertulis dalam unggahan tersebut. 

Foto-foto yang diungga itu juga memperlihatkan dengan jelas tekstur batu yang terlihat berwarna putih agak kekuning-kuningan. Batu tersebut terlihat tidak seperti layaknya batu biasa yang bundar melainkan terdapat dua buah cekungan seperti telapak kaki. Di sekeliling cekungan dihiasi kaligrafi dari logam mengkilap seperti perak.   

Sebagai informasi, posisi Maqam Ibrahim terletak kurang lebih 20 hasta di sebelah timur Ka'bah. Dulunya Maqam Ibrahim diletakkan dalam sebuah bangunan lemari perak yang pada bagian atas dibuatkan peti dengan ukuran 6 x 3 meter. 

Setelah semakin banyaknya peziarah ke Masjidil Haram, bangunan ini dirasakan mempersulit orang saat thawaf. Kemudian pada pada 1387 H/1867 M,  Rabithah Alam Islami (Organisasi Persatuan Dunia Islam) mengusulkan dibuat bangunan dari kaca diletakkan di atas Maqam Ibrahim. 

Kemudian penyempurnaan dilanjutkan pada zaman Raja Fahd bin Abdul Aziz dengan memberi kaca bening setebal 10 mm anti panas pada kotak tersebut yang selesai pada tahun 1418 H. 

Di atas batu inilah Nabi Ibrahim membangun Ka’bah dengan tangannya sendiri, yang batu-batuannya dibawa Ismail. 

Seperti Hajar Aswad, Maqam Ibrahim juga memiliki beberapa keutamaan di antaranya sebagai tempat untuk shalat. 

Dikisahkan ketika Rasullallah tiba di Ka’bah saat melaksanakan haji, beliau langsung mencium Hajar Aswad dan kemudian berlari-lari kecil tiga putaran. Pada putaran keempat, Nabi berjalan biasa menuju Maqam Ibrahim.

Sesampainya di Maqam Ibrahim, Nabi berdoa: “Dan, jadikanlah sebagian Maqam Ibrahim sebagai tempat shalat.” Berdasar sabda Nabi, siapa yang shalat di belakangnya, doanya akan dikabulkan.

Reporter : Irawan HP
Editor : Nazaruli