Netral English Netral Mandarin
00:56wib
Partai Ummat  menyinggung dominansi Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan dalam evaluasi tujuh tahun kepemimpinan Presiden Joko Widodo. China kembali menggertak Amerika Serikat setelah Presiden Joe Biden menyatakan bahwa ia akan membela Taiwan jika Negeri Tirai Bambu menyerang.
Ternyata Ini Produk UKM yang Dicari Warga Kanada dari Indonesia

Kamis, 26-Agustus-2021 17:35

Pameran makanan dan minuman di Vancouver.
Foto : Kemendag
Pameran makanan dan minuman di Vancouver.
20

JAKARTA, NETRALNEWS.COM -  Dengan memboyong produk usaha mikro kecil dan menengah, Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) dan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Vancouver bersinergi menggelar Indonesian Trade Show yang diselenggarakan di wilayah Pantai Barat Kanada pada 25–27 Agustus 2021.

Pameran yang bertema “A Flavorful Journey to Indonesia, Discover Indonesian Diversity and Heritage through its Finest Food and Beverage Products” ini ingin membidik tren peningkatan impor produk makanan minuman (mamin) Kanada dari sejumlah negara sebesar USD 235,03 miliar.

“Jika produk mamin Indonesia semakin dikenal, diharapkan masyarakat Kanada akan semakin menyukai produk Indonesia. Ini merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan ekspor dan memasarkan produk mamin Indonesia ke pasar Kanada,” ujar Kepala ITPC Vancouver Robby Handoko, dalam siaran persnya, Kamis, (27/8/2021).

Indonesian Trade Show menghadirkan peserta dari beberapa perusahaan kelompok produsen besar dan 12 wakil dari kelompok usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Pelaku UMKM yang mengikuti kegiatan ini belum pernah melakukan ekspor, namun memiliki produk menarik, unik, beragam, dan termasuk ke dalam jenis produk ekspor baru Indonesia ke pasar Kanada sehingga dianggap layak untuk tampil di pameran ini.

Kerja sama KJRI Vancouver dan ITPC Vancouver lanjut Robby, merupakan wujud nyata kehadiran negara serta keberpihakan Pemerintah dalam mempromosikan dan menjual produk UMKM, khususnya produk ekspor jenis baru.

Produk-produk UMKM, lanjut Robby, nantinya tidak hanya dipromosikan melalui Indonesian Trade Show, tetapi juga akan terus mendapat pembinaan dan pendampingan secara berkelanjutan hingga diterima pasar Kanada. Semua produk akan melewati uji coba dan tes pasar. Hasil tes tersebut akan menjadi masukan dalam penyempurnaan sesuai dengan selera pasar dan permintaan konsumen.

“Produk-produk yang sudah diperbaiki selanjutnya akan dipromosikan dan dipasarkan kembali oleh ITPC Vancouver ke pasar Kanada. Pemasaran akan dilakukan dengan berbagai macam cara konvensional (door to door), langsung kepada konsumen, langsung kepada distributor/ toko ritel, serta menggunakan platform digital dan e-commerce (niaga elektronik),” tutur Robby.

Pada penyelenggaraan pameran kali ini, Pemerintah Kanada telah memperbolehkan adanya kontak fisik, melonggarkan pertemuan dalam jumlah banyak, serta mulai membuka kunjungan tamu asing ke Kanada. Menurut Robby, keikutsertaan Indonesia pada kegiatan ini merupakan jawaban atas permintaan pelaku usaha Indonesia yang ingin masuk ke pasar ekspor di Kanada.

“Indonesia harus bisa memanfaatkan momentum ini dengan baik. Khususnya di tengah pandemi Covid-19 yang menyebabkan sebagian program promosi mengalami penundaan atau mengubahnya menjadi pameran virtual. Dengan adanya pameran secara langsung diharapkan dapat mencuri perhatian para importir, distributor, serta para manajemen jaringan toko pemasaran ritel terhadap produk Indonesia,” kata Robby.

Konsul Jenderal Republik Indonesia di Vancouver Hendra Halim menambahkan, Indonesia memilih untuk mempromosikan berbagai macam makanan dan minuman (mamin) guna meningkatkan nilai ekspor produk mamin Indonesia ke Kanada di tahun 2021. “Diharapkan dengan promosi yang dilakukan KJRI Vancouver dan ITPC Vancouver, akan mengubah tren kinerja ekspor mamin Indonesia ke Kanada kembali positif,” ungkap Hendra.

Reporter : Sulha Handayani
Editor : Sesmawati