Netral English Netral Mandarin
10:04wib
Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo mewacanakan mengganti maskapai BUMN PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk dengan Pelita Air milik PT Pertamina (Persero). Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) akan menggelar unjuk rasa mengevaluasi 2 tahun kinerja Jokowi-Ma'ruf bersama Gerakan Buruh Bersama Rakyat (Gebrak), Kamis (28/10).
Ternyata Ini yang Disukai Warga Uni Emirat Arab dari Indonesia

Minggu, 05-September-2021 23:20

Indonesia dan UEA perkuat kerjasama ekonomi.
Foto : Kemendag
Indonesia dan UEA perkuat kerjasama ekonomi.
19

JAKARTA, NETRALNEWS.COM -  Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi menyampaikan, penandantanganan Persetujuan Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Uni Emirat Arab (Indonesia–United Arab Emirates Comprehensive Economic Partnership Agreement/IUAE-CEPA) akan mengakselerasi ekonomi kedua negara. Kolaborasi kedua negara juga akan meningkatkan peluang dalam menghadapi situasi krisis di masa depan.

Hal ini diungkap Mendag Lutfi dalam Forum Dialog IUAE-CEPA di Bogor. Hadir pada acara ini Menteri Negara Perdagangan Luar Negeri UEA Thani bin Ahmed Al Zeyoudi, Ketua Kadin Indonesia Arsjad Rasjid, serta Ketua Dewan Federasi Kamar Dagang & Industri UEA Abdullah Mohamed Al Mazroui.

“IUAE-CEPA merupakan kolaborasi dalam mengakselerasi pemulihan pascapandemi Covid-19. Selain itu menjadi kolaborasi dalam peningkatan penerapan energi terbarukan dan ekonomi digital,” kata Mendag Lutfi, dalam siaran persnya, Minggu, (5/9/2021).

Mendag Lutfi menjelaskan, Indonesia saat ini sedang bertransformasi dari negara penghasil barang mentah menjadi negara penghasil barang industri dan industri berteknologi tinggi. Untuk itu, kesepakatan perdagangan yang komprehensif menjadi penting untuk dilakukan.

“Bila IUAE-CEPA dapat dituntaskan segera maka ini merupakan perjanjian pertama yang dilakukan Indonesia dengan negara-negara Teluk dan yang kedua bagi UEA dengan mitra dagang Asia selain Singapura. UEA menjadi pilar untuk melakukan penetrasi di negara kawasan teluk, Afrika, dan negara lainnya yang sulit,” terang Mendag Lutfi.

Mendag Lutfi menambahkan, dalam bidang perdagangan elektronik dan digital ekonomi, kolaborasi IUAE-CEPA akan mengakselerasi pertumbuhan.

”Saat ini Kementerian Perdagangan sedang meningkatkan jumlah UMKM yang beralih ke platform digital. Kerja sama ini dapat mengakselerasi pertumbuhan perdagangan di kawasan dan global,” tandasnya.

Senada dengan Mendag, Menteri Thani Al Zeyoudi menyampaikan, tantangan global tidak bisa dihadapi sendiri, setiap negara harus bekerja bersama. Indonesia merupakan negara potensial sebagai mitra dalam kerja sama perdagangan dan investasi.

"Keberlanjutan merupakan elemen penting dalam peningkatkan ekonomi dan Indonesia memiliki berbagai hal yang dapat mendukungnya. Untuk itu, melalui kolaborsi ini diharapkan hubungan kedua negara dapat ditingkatkan ke tahap berikutnya,” ungkap Menteri Thani Al Zeyoudi

Sementara Abdullah Mohamed menyampaikan, pemerintah kedua negara telah memberikan pondasi yang kuat dalam perdagangan sektor privat. Untuk itu, Kadin UEA akan terlibat penuh di masa depan, khususnya melalui IUAE-CEP

Reporter : Sulha Handayani
Editor : Sesmawati