Netral English Netral Mandarin
banner paskah
12:21wib
Pemerintah kembali memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berskala mikro. Kebijakan ini diperpanjang selama 14 hari, terhitung sejak 20 April. Komite Eksekutif UEFA meresmikan format baru untuk kompetisi Liga Champions yang akan mulai digunakan pada musim 2024/2025.
Ternyata Inilah yang Ditunggu Masyarakat Swiss dari Indonesia

Selasa, 09-Maret-2021 05:20

Produk UKM Indonesia banyak diminati di Swiss.
Foto : Kemenparekraf
Produk UKM Indonesia banyak diminati di Swiss.
25

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi menyambut baik hasil referendum Swiss yang menyetujui kerja sama ekonomi komprehensif dengan Indonesia.

Hasil referendum tersebut menunjukkan komitmen Swiss dalam mendukung terwujudnya kerja sama kedua negara dalam skema Indonesia–European Free Trade Association Comprehensive Economic Partnership Agreement (Indonesia–EFTA CEPA atau IE–CEPA).

“Saya mengucapkan selamat atas pelaksanaan referendum di Swiss pada 7 Maret 2021terkait IE–CEPA, yang berjalan lancar denganhasil positif. Pemerintah Republik Indonesiasangat menghormati proses demokrasi yang ada di Swiss, dan hasil referenduminimemberikan angin segar bagi implementasi IE–CEPA segera,” kata Mendag Lutfi.

Ucapan ini disampaikan Mendag Lutfi secara khusus dalam pembicaraan melalui telepon dengan Head of Federal Department of Economic Affairs, Education and Research Swiss, Guy Parmelin, Senin (8/3/2021).

Guy optimistis hubungan dagang Indonesia dan Swiss akan meningkat dengan adanya IE–CEPA. Selain itu, pelaku usaha daninvestor Swiss juga menyambut baik Undang-undang Cipta Kerja.

Dalam pembicaraan telepon tersebut, keduanya menyambut baik rencana kerja sama di bidang keberkelanjutan (sustainability). Salah satunya lewat Indonesia–Swiss Economic Cooperation and Development Programme 2021-2024, dengan salah satu fokus kerja samanya yaitu terkait rantai nilai yang berkelanjutan (sustainable value chain).

Mendag Lutfi menyampaikan kesiapan Indonesia untuk bekerja sama dalam peningkatan perdagangan dan investasidi bawah payung IE–CEPA yang mengakui semangat kerjasama, saling menghargai,dan saling menguntungkan untuk produk andalan Indonesia, minyak sawit dan turunannya.

Dukungan mayoritas 51,6 persen pemilih atas IE–CEPA adalah kabar positif bagi hubungan perdagangan Indonesia dan Swiss, juga bagi integrasi ekonomi Indonesia dengan negara-negara EFTA.

Hasil referendum ini juga merupakan afirmasi Indonesia dan negara-negara EFTA untuk mengedepankan kerja sama, bukan mengutamakan kompetisi atau konfrontasi, termasuk dalam memperlakukan isu-isu keberkelanjutan.

Mendag Lutfi lebih lanjut menekankan bahwa referendum inimemiliki makna khusus bagi upaya Indonesia dan Swiss untuk memastikan agar perdagangan yang terbuka dan adil menjadi pilar dalam perjanjian dagang.

Swiss adalah mitra dagang dan ekonomi penting bagi Indonesia, begitu juga sebaliknya.  “Perdagangan kedua negara akan makin meningkat lagi,” ujar Mendag Lutfi.

 

Reporter : Sulha
Editor : Sulha Handayani