Netral English Netral Mandarin
20:25wib
Relawan Sahabat Ganjar kembali melakukan deklarasi mendukung Ganjar Pranowo untuk maju sebagai calon presiden 2024. Penembakan seorang ustad bernama Armand alias Alex di depan rumahnya Jalan Nean Saba, Kelurahan Kunciran, Kecamatan Pinang, Tangerang hingga kini masih menjadi misteri.
Terungkap Kesepakatan Hidup Antara Deddy Corbuzier dan Azka: Kalau Papa Mati, Kamu Kaya Mendadak

Rabu, 25-Agustus-2021 11:00

Azka Cobuzier.
Foto : Youtube
Azka Cobuzier.
45

JAKARTA, NETRALNEWS.COM – Terungkap, ternyata selama ini ada kesepakatan hidup antara Deddy Corbuzier, dengan Sang Anak Azka Corbuzier. Kesepakatan itu dibongkar oleh Deddy saat mengundang Azka berbincang di podcastnya. 

Kesepakatan hidup yang selama ini dijalani adalah, tidak boleh berbohong satu sama lain. Deddy memperbolehkan Azka melakukan apapun, bahkan berbuat salah pun boleh, tetapi tidak boleh berbohong. 

“Sama saya juga boleh ngapain aja, tapi nggak boleh bohong. Karena kalau kamu bohong, papa nggak bisa belain kamu nanti,” ujar Deddy, dikutip dari tayangan podcastnya, Rabu (25/8/2021).

Lebih lanjut Deddy mengaku tidak peduli bila nilai sekolah anaknya jelek atau Azka main game hingga larut malam, padahal besok pagi harus sekalolah. Asalkan kesepakatan, yakni tidak berbohong satu sama lain ditepati. 

Deddy akui, itu merupakan salah satu cara dia mendidik anak. Dia juga percaya bahwa cara setiap orang tua mendidik anaknya berbeda-beda. 

Pernyataan itu diungkap Deddy pasca dirinya dinyatakan sembuh Covid-19. Sebelumnya Deddy sempat alami masa kritis, masuk fase badai sitokin dan nyaris meninggal. Di saat-saat itu, Deddy ditemani dengan setia oleh Azka yang bahkan rela untuk positif Covid-19, demi bersama papa nya. 

Di saat kritis, Deddy bahkan sudah memberikan berbagai pesan bagi Azka apabila dirinya meninggal dunia. Deddy sebut sudah mengarahkan Azka untuk melakukan apa dan bagaimana mengurus hidup ke depannya, apabila papa nya tutup usia. 

Tapi siapa sangka, Azka mengajukan salah satu pertanyaan menggelitik buat Deddy. Azka mempertanyakan, bagaimana dengan nasib orang-orang yang selama ini bekerja untuk papa nya. 

“Yang ditanya Azka saat itu, kalau papa meninggal, Azka harus gimana urus mereka semua (orang-orang yang bekerja bersama Deddy)?,” kata Deddy. 

Deddy lantas memberikan penjelasan bahwa mereka bisa mencari pekerjaan yang lain. Tetapi Azka merasa bertanggung jawab dan kasihan, hingga memikirkan bagaimana caranya membayar karyawan Deddy. 

“Gajinya gimana. Azka harus gimana. Itu udah ditanyain, karena merasa bertanggungjawab,” kata Deddy. 

Di sisi lain, Deddy sudah memberi tahu Azka bahwa dirinya sudah mempersiapkan banyak hal untuk sang anak. Diantaranya tabungan untuk pendidikan hingga saham. 

“Tabungan sekolah, saham dan akan buat kamu juga. Kalau papa mati, kamu kaya mendadak lho Cha (panggilan sayang ke Azka). Kaya dadakan,” ujar Deddy. 

Meski demikian Azka merasa tidak siap apabila ditinggal Deddy selamanya. Tidak hanya anak, Azka sebut akan ada banyak orang yang kehilangan. Pasalnya, diam-diam, Deddy ternyata sering memberikan bantuan pertolongan pada orang-orang yang tak dikenal. 

“Bukan ria, jadi sering banget, hampir tiap minggu, bukan pegawai, teman kerja, saya suka nolong orang yang nggak dikenal. Ketika ada masalah, kasih bantuan dan selalu kasih lihat Azka. Belajar seperti ini,” ujar Deddy. 

Menurut Deddy, manusia hidup tidak hanya sekedar hidup saja melainkan harus berguna dan menolong orang lain. Meski perlu disadari bahwa tidak semua orang harus ditolong dan tidak semua orang bisa ditolong. 

“Nggak harus semua ditolong dan tida semua bisa ditolong, celaka juga. Tapi jadilah lilin, bisa menyalakan lilin yang lain, tetapi lilin sendiri tidak mati. Jadi nolong orang juga mikir diri sendiri juga,” pesan Deddy. 

 

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Sulha Handayani