Netral English Netral Mandarin
13:19wib
Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan memprediksi, puncak gelombang Covid-19 varian Omicron akan terjadi pada pertengahan Februari hingga awal Maret 202. Pemerintah mengakui kasus Covid-19 di Indonesia terus mengalami lonjakan akibat transmisi lokal varian Omicron dalam sepekan terakhir.
Terungkap Masa Kecil Raisa, Minum Susu Sambil Makan Bulu Boneka Hingga Botak

Minggu, 05-December-2021 14:40

Penyanyi Raisa.
Foto : Instagram
Penyanyi Raisa.
0

JAKARTA, NETRALNEWS.COM –Terungkap masa kecil Penyanyi Raisa. Rupanya dulu dia memiliki kebiasaan minum susu sambil memakan bulu boneka kesayangannya. 

Boneka itu merupakan teddy bear, yang diberi nama Pinky. Pinky memiliki bulu-bulu berwarna merah muda, namun ada bagian dari tubuh teddy bear yang pitak karena dicabuti Raisa cilik. 

“Astagfirullahaladzim. Aku pas kecil suka cabut-cabut bulu ini terus aku makan” ujar Raisa, dikutip dari perbincangannya di Youtube Arman Maulana, Minggu (5/12/2021). 

Istri dari Hamish Daud itu baru menyadari, bahwa ada begitu banyak bulu boneka yang dia cabut dan dia makan. Dia heran, mengapa orang tuanya tidak menghentikan kebiasaan anehnya itu. 

“Jadi sambil minum susu, terus dimakan. Ini banyak loh habisnya. Kenapa sebelum habis gini dihentikan. Ini dibiarkan saya,” kenang Raisa sambil tertawa. 

Ibu satu anak itu tertawa heran, mengapa orang tuanya bisa membiarkan Raisa makan bulu sebanyak itu, sampai beberapa bagian tubuh boneka gundul dan bolong. Risa sadari saat itu dirinya menjadi anak yang “nggak bener”. 

“Sampai botaknya habis ke tangan. Semua botak ini dimakan, ya ada yang aku buang juga kali ya. Astagfirullahaladsim, Pinky masih ada,” ujar Raisa sambil mencium bonekanya itu. 

Raisa ungkap, rasa dari bulu bonekanya adalah rasa drakon, bertekstur lembut dan tidak ada rasanya. 

Ketika melihat Pinky, Raisa langsung flashback ke masa lalu. Raisa kecil disuruh tidur, dikasur bertingkat, sambil minum susu dan memeluk boneka. 

“Kasur atas bawah. Bawahnya yang ditarik itu. Kakak di atas dan aku dibawah, itu yang aku inget,” kata dia. 

Raisa merasa beruntung, karena tidak ada cerita penyakit di masa kecil, khususnya soal dampak konsumsi bulu boneka. 

“Nggak ada cerita penyakit, kelanjutan dari makan (bulu boneka),” kenang dia. 

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Nazaruli

Berita Terkait

Berita Rekomendasi