Netral English Netral Mandarin
03:42wib
Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo mewacanakan mengganti maskapai BUMN PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk dengan Pelita Air milik PT Pertamina (Persero). Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) akan menggelar unjuk rasa mengevaluasi 2 tahun kinerja Jokowi-Ma'ruf bersama Gerakan Buruh Bersama Rakyat (Gebrak), Kamis (28/10).
TG: Bansos Tak Perlu karena Danannya Bisa Dipergunakan Beli Obat-Obatan, Netizen Malah Bilang Begini

Sabtu, 17-Juli-2021 14:13

Mantan Dewan Pakar Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Teddy Gusnaidi
Foto : Twitter
Mantan Dewan Pakar Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Teddy Gusnaidi
36

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Mantan Dewan Pakar Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), Teddy Gusnaidi (TG) mengatakan program Bantuan Sosial (Bansos) tidak terlalu penting di saat Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat.

Menurut Teddy dana Bansos tersebut bisa digunakan untuk membeli obat-obatan karena di saat PPKM darutat tidak melarang ada kegiatan ekonomi sehingga ekonomi masyarakat tidak tersendat.

"Bansos sebenarnya tidak perlu, dananya bisa dipergunakan untuk obat-obatan. Karena PPKM Darurat tidak melarang adanya kegiatan ekonomi," tulis Teddy di akun Twitternya Jumat (16/7/2021).

Namun kata Teddy lagi, pelaksanaan PPKM darurat salah tafsir dan tidak dilaksanakan sesuai aturan, sehingga menyebabkan kegiatan ekonomi tersendat.

"Sayangnya, pelaksanaan dilapangan tidak sesuai dengan aturan, sehingga kegiatan ekonomi tersendat. Salah tafsir..," ujarnya.

Cuitan Teddy direspon berbagai komentar oleh netizen. Berikut rangkuman komentar netizen yang terpantau Netralnews.com, Sabtu (17/7/2021).

@ekaadi1: Setuju bang. Memang banyak yang salah tafsir, banyak jalanan ditutup total. Saya sebagai nakes ttp ga boleh lewat pdhal brangkat dan plg kerja. Alhasil hrs muter2 nyari jalan dan itu lbh jauh dan memakan waktu. Uda capek ngurus covid dijalan muter2 dulu..

@CahRagil1708: Benar bang , yg harus di sweeping dn di bubarin pembeli yg berkerumun , warung/jualannya tetap boleh buka bs melayani take away .. , ini yg hrs dipahami petugas yg kadang maksa menutup warung .

@rakyat_13: Bnyk yg kerjaan terganggu akibat ppkm darurat, terganggu penghasilan buat dapur ngebul, ini bisa tergantikan dgn bansos

@Bimus8: Kagak nyadar juga pemimpin itu hrs punya otak, hati, dan logika memadai utk buat kebijakan. Klo blusukan bagi2 sembako mh emang kelasnya lurah... Apa daya

@ShiaLebaou: Nantinkl pemimpin tidak lihat kelapangan dianggap tidak peduli sama rakyat. Giliran menyisihkan waktu untuk melihat rakyatnya sembari bagi sembako ,masih kamu caci maki kelas lurah...padahal tdk ada lurah bagi2 sembako selama pandemi.

Reporter : Sesmawati
Editor : Sulha Handayani