Netral English Netral Mandarin
15:54wib
Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 optimistis target capaian program vaksinasi virus corona di Indonesia akan rampung sesuai target awal pemerintah yakni pada Desember 2021. Kasus COVID-19 meningkat drastis selama seminggu terakhir. Rumah sakit hingga Wisma Atlet melaporkan bed occupancy rate yang terus meningkat.
TG Bela Pelni Terkait Pembatalan Ceramah: LSM MUI Tak Perlu Campuri Urusan Internal

Minggu, 11-April-2021 15:15

Dewan pakar PKPI Teddy
Foto : Istimewa
Dewan pakar PKPI Teddy
13

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Dewan pakar PKPI Teddy Gusnadi mengatakan kalau Majelis Ulama Indonesia (MUI) tak perlu mencampuri urusan internal Pelni. Apalagi, mengaitkannya dengan kebijakan pembatalan penceramah kemarin.

Teddy menambahkan kalau Direksi Pelni mempunyai gak membuat kebijakan memilih penceramah pada perusahaannya.

"Direksi PT. Pelni punya hak untuk menunjuk siapa pembicara dalam acara kegiatan ramadhan di internal PT. Pelni. LSM MUI gak perlu ikut campur. Apakah LSM MUI mau jika PT. PELNI ikut campur menentukan siapa yang boleh bicara di LSM MUI? Gak boleh kan? @MajelisUlamaID @pelni_," tulisnya seperti dilansir Jakarta, Minggu (11/4/2021).

Teddy pun menyindir MUI. Dia menyebut kalau MUI hanya Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM). Apalagi, kata dia MUI bukan perwakilan umat. Namun, anehnya MUI selalu mengatasnamakan umat.

"LSM MUI bukan pemilik dan penentu kebenaran. LSM MUI bukan perwakilan umat, MUI itu cuma LSM sama seperti LSM lainnya, sehingga aneh jika selalu mengatasnamakan umat untuk membenarkan statement orang per orang disana. Kalau LSM MUI boleh, artinya LSM lain boleh atasnamakan umat," tulisnya lagi.

 

Reporter : PD Djuarno
Editor : Widita Fembrian