Netral English Netral Mandarin
09:50wib
Pemerintah akan mengubah tata laksana penggunaan obat untuk para pasien Covid-19 guna mengantisipasi virus corona varian Delta berdasarkan usulan lima organisasi profesi kedokteran. Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 di sejumlah wilayah kabupaten/kota tertentu mulai 3 hingga 9 Agustus 2021.
TG: Kalau Diaz Dituduh Ingin Rizieq Dipenjara Lama, Mungkin 98% Rakyat Indonesia Ingin Rizieq Dipenjara Selama-lamanya

Jumat, 11-Juni-2021 11:33

Mantan Dewan Pakar Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Teddy Gusnaidi
Foto : Istimewa
Mantan Dewan Pakar Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Teddy Gusnaidi
8

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Mantan pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab (HRS) menyeret nama mantan Ketua Umum PKPI Diaz Hendropriyono sebagai salah satu aktor yang terlibat dalam pembunuhan 6 laskar yang mengawalnya pada 7 Desember 2020.

Tudingan itu diutarakan Rizieq dalam pleidoi atau nota pembelaan yang dibacakan pada sidang kasus kabar bohong hasil tes swab RS Ummi Bogor, di Pengadilan Negeri Jakarta Timur pada Kamis (10/6/2021) pagi.

"Salah satu Staf Presiden bidang Intelijen Diaz Hendropriyono yang diduga kuat terlibat dalam pembantaian 6 Laskar pengawal saya," kata Rizieq dalam pleidoinya.

Tak hanya itu HRS juga berpendapat bahwa kasus dugaan pelanggaran kekarantinaan kesehatan yang didakwakan kepada dirinya merupakan rekayasa.

Menurut Rizieq, ada upaya yang dilakukan secara sengaja agar ia mendekam di penjara. Ia pun menyeret nama Staf Khusus Presiden Diaz Hendropriyono yang diduga terlibat dalam penyerangan terhadap enam orang laskar FPI di Kilometer 50 Tol Jkaarta-Cikampek.

"Saat pertama kali saya ditahan dalam kasus kerumunan Petamburan, pada 12 Desember 2020, salah satu Staf Presiden bidang Intelijen Diaz Hendropriyono yang diduga kuat terlibat dalam pembataian enam laskar pengawal saya, pada 7 Desember 2020 langsung memposting pesan singkat dalam akun Instagram dan Twitter resminya dengan bunyi, 'sampai ketemu di 2026'," kata Rizieq dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (10/6/2021).

 

Terkait hal itu eks Dewan Pakar Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Teddy Gusnaidi (TG) ikut berkomentar.

Menurut Teddy kalau Diaz dituduh ingin Rizieq lama ditahan di penjara, mungkin beda lagi dengan rakyat Indonesia mungkin 98% ingin Rizieq di penjara selama-lamanya.

"Kalau Diaz dituduh ingin Rizieq di penjara LAMA, mungkin 98% rakyat Indonesia ingin Rizieq di penjara SELAMA-LAMANYA. @dHendropriyono  @syihabrizhieq," tulis Teddy di akun Twitternya.

Cuitan Teddy pun direspon berbagai komentar pro dan kontra oleh netizen. Berikut rangkuman komentar netizen yang terpantau Netralnews.com, Jumat (11/6/2021).

@mindlipstic: Betul..tepatnya 98% Rakyat Indonesia Yang Mjd Rakyat Sekolam Butek Penuh Skandal yg ngebet bnget HRS di penjara slmanya.Yg 2 %nya Rakyat Indonesia yg ogah jd goblok berjamaah. 

@edfitri: ..hanya krn benci..tak sepaham...  hukum dpermainkan... tak cerdas...?.  byk cara jika ingin bungkam.... tak perlu kasar terlihat rakyat.... perlunya cerdas..?.  lebih ngeri dr orba...???.. ekinomi merosot, korupsi KKN meningkat...utang.. demokrasi nyungsep....?

@imanueljonas13: Kasian.. nanti ga ada yg ngasih duit.. soalnya ga bisa make jasanya buat jadi perusuh 

@Samsul737: Bila perlu minggat dari NKRI si rijik ini, sejak dia di penjara Indonesia jadi adem

Reporter : Nazaruli
Editor : Sesmawati