Netral English Netral Mandarin
04:42wib
Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo mewacanakan mengganti maskapai BUMN PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk dengan Pelita Air milik PT Pertamina (Persero). Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) akan menggelar unjuk rasa mengevaluasi 2 tahun kinerja Jokowi-Ma'ruf bersama Gerakan Buruh Bersama Rakyat (Gebrak), Kamis (28/10).
Tidak Ada saat Pandemi, Ini 12 Lomba 17-an yang Paling Bikin Kangen!

Selasa, 17-Agustus-2021 12:45

Bendera merah putih.
Foto : Istimewa
Bendera merah putih.
30

JAKARTA, NETRALNEWS.COM – Hari ini, Negara Republik Indonesia merayakan Hari Kemerdekaan ke-76. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, kali ini Hari Kemerdekaan berada di situasi Pandemi Covid-19 dan perpanjangan PPKM Level 4. 

Padahal sebelum pandemi melanda, Hari Kemerdekaan merupakan salah satu hari yang paling ditunggu-tunggu oleh masyarakat Indonesia. Hari Kemerdekaan biasanya diawali dengan upacara dan Pengibaran Sang Saka Merah Putih sambil diiringi Lagu Indonesia Raya, serta mengenang jasa para pahlawan. 

Selepas itu, biasanya akan ada berbagai macam perlombaan 17-an yang seru dan menyenangkan. Berbagai perlombaan melibatkan anak-anak, remaja, dewasa hingga bahkan ada yang Lanjut Usia (Lansia). 

Sambil kibarkan bendera dan dekorasi serba merah dan putih, biasanya akan disertai pula sorak-sorai masyarakat saat perlombaan dimulai. Biasanya berbagai perlombaan dilakukan di tingkat RT maupun RW dan memupuk rasa kebersamaan. 

Berikut ini 12 lomba 17-an yang paling bikin kangen, karena tidak bisa diselenggarakan saat pandemi:

1. Lomba Makan Kerupuk

Lomba makam kerupuk jadi salah satu lomba yang paling sering diadakan saat lomba 17-an. Kerupuk putih akan digantung dengan tali rapia dan dijejer memanjang. Para peserta selanjutnya harus meletakkan tangan ke belakang tubuh, sedangkan kepala akan mendongak ke atas menyesuaikan posisi kerupuk. 

Menjadi seru ketika waktu sudah dimulai, tali yang disusun kerupuk biasanya akan sekali ditarik sehingga bergoyang-goyang, ditambah alunan musik, tentu menambah keseruan mereka yang tengah berjuang memakan kerupuk sampai habis. 

2. Lomba Panjat Pinang 

Lomba yang satu ini identik dengan lomba yang diikuti oleh para kaum pria, karena membutuhkan kekuatan ekstra dan kekompakkan. Pasalnya dalam satu kelompok, harus mampu memanjat sebuah batang pohon pinang yang lurus dan tinggi tegak. 

Menambah keseruan, karena pohon pinang diolesi dengan oli hitam nan licin. Sedangkan di puncak pinang, sudah menanti berbagai hadiah yang bergelantungan. Misalnya saja berbagai peralatan elektornik, peralatan rumah, uang tunai, dan lain-lain yang harus diraih dan boleh dibawa pulang.

3. Lomba Balap Karung

Lomba yang satu ini tidak kalah serunya. Akan disiapkan sebuah karung goni dan jalur untuk setiap orang. 

Jelang lomba satu putaran, peserta akan diminta berdiri berjejer sambil mengenakan sarung. Ketika waktu dimulai, peserta akan melompat-lompat berusaha mencapai garis finish. Bayangkan teriakaan supporter di kanan kiri jalur yang tentu akan menambah semangat para peserta yang ikut lomba satu ini.

4. Lomba Lomba Tarik Tambang

Lomba tarik tambang jadi salah satu ajang untuk menunjukkan kekompakkan dan kekuatan. Dua kelompok akan saling diadu, menarik sebuah tambang panjang hingga salah satu kelompok ada yang lengser. 

Teriakan supporter di kanan dan kiri tentu menambah semangat para peserta lomba. Tak heran mereka tentu akan menggengam tali dengan erat dan menarik dengan sekuat tenaga dengan kaki membentuk kuda-kuda.

5. Lomba Kelereng 

Lomba yang satu ini dijamin buat banyak anak-anak banyak yang merapat. Lombanya tampak mudah, tapi begitu seru. 

Satu orang anak akan mengigit sebuah sendok di bibirnya. Kemudian diletakkan sebuah kelereng di atas sendok. Selanjutnya anak akan diuji kecepatan dan keseimbanganya sampai di garis finish tanpa menjantuhkan kelereng yang dimiliki. 

Tentu para orang tua akan meneriakkan semangat pada anak-anaknya. Tingkah anak yang lucu tentu akan menambah keseruan dan menghiasi gelak tawa di Hari Kemerdekaan itu.

6. Lomba Memasukkan Paku ke Dalam Botol 

Lomba yang satu ini tentu buat Anda bernostalgia, lomba memasukkan paku ke dalam botol. Sebuah paku akan diikat pada sebuah benang bangunan. Benang lantas akan diikat pada pinggang peserta. 

Di titik yang lain, sudah disiapkan sebuah botol. Botol tersebut akan menjadi wadah untuk menampung paku yang ditali pada pinggang peserta. 

Menjadi seru ketika para peserta berusaha memasukkan paku pada botol mereka masing-masing. Butuh kesabaran dan ketangkasan, ketika peserta harus jinjit hingga berpose kuda-kuda untuk memasukkan sebuah paku pada lubang botol yang kecil.

7. Lomba Main Bola Pakai Terong 

Siapa yang pernah lomba main bola pakai terong? Ya akan ada sebuah terong ungu yang diikat ke pinggang para peserta. 

Di sisi lain sudah disiapkan bola yang harus digiring ke gawang. Bukan dengan kaki lho, bola harus digiring ke gawang menggunakan terong yang menggelantung di pinggang. Tentu tingkah peserta amat lucu dan seru bukan?

8. Lomba Main Bola Pakai Daster

Daster biasanya jadi pakaian yang kerap digunakan para ibu-ibu di rumah. Tapi di Lomba 17-an, daster bisa menjadi salah satu kostum lomba yang satu ini. 

Lomba yang biasanya pesertanya adalah bapak-bapak, akan mengenakan daster istrinya masing-masing dari rumah. Bapak-bapak akan bertanding memasukkan bola ke gawang mengenakan daster yang membuat gerakan menjadi terbatas. 

Tentu bisa dibawangkan, ada bapak-bapak yang tidak muat memakai daster sang istri, ada pula yang dasternya sobek karena menendang bola, hingga bahkan bisa jadi terjatuh karena gerakannya terbatas. 

9. Lomba Memindahkan Belut

Belut baisanya idketahu merupakan hewan sawah yang licin dan menggelikan. Tetapi di Lomba 17-an, belut akan menjadi salah satu hewan primadona. 

Lautan belut biasanya akan disediakan pada sebuah ember. Di titik yang lain akan disiapkan sebuah wadah, bisa ember kecil atau botol kaca. 

Selanjutnya peserta akan berusaha mengambil belut panjang nan licin. Lalu belut yang dipegang harus dipindahkan dan ditampung ke wadah yang sudah disiapkan. 

Menjadi seru, ketika belut begitu sulit digenggam. Belum lagi belut licin yang bisa kabur dari genggaman tangan ketika sedang dipindahkan. Seru ya?

10. Lomba Memindahkan Bendera 

Lomba yang satu ini biasanya dilakukan oleh anak-anak. Akan disiapkan sebuah wadah, biasanya botol. Kemudian disiapkan beberapa batang sedotan dengan Bendera Merah Putih plastik. 

Bendera lantas harus dipindahkan dari titik yang satu ke titik yang lain hingga habis, sesuai waktu yang sudah ditetapkan. Tentu anak-anak akan bersemangat karena ada hadiah yang akan menanti di akhir acara. 

11. Lomba Ambil Koin yang Menancap di Buah

Lomba ambil koin yang menancap di buah bisa membuat para pesertanya belepotan. Bagaimana tidak, biasanya disediakan buah semangka, melon atau pepaya. Buah lantas dilumuri oleh cairan berwarna cokelat, bisa kecap, susu kental manis cokelat, bahkan bisa oli. 

Tetapi di buah tersebut tertancap uang rupiah dengan pecahan koin. Buah lantas di gantung dengan tali dan berjejer. Menjadi seru ketika peserta harus berlomba-lomba mengambil koin yang tertancap dibuah dengan kekuatan gigi. Bayangkan saja, tentu cairan cokelat akan memenuhi wajah. 

12. Lomba Merias Wajah dengan Tutup Mata 

Lomba merias wajah dengan tutup mata juga jadi salah satu Lomba 17-an yang amat seru. Pada satu tim ada dua orang. Satu orang bertindak sebagai perias dan yang satu orang lain merupakan orang yang dirias. 

Menjadi menantang dan seru, karena sang perias harus ditutup matanya. Sehingga dia tentu akan meraba-raba peralatan kosmetik yang harus digunakan untuk merias orang di hadapannya. Bayangkan tentu bisa jadi belepotan bukan? 

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Irawan HP