Netral English Netral Mandarin
08:51 wib
Ketua Umum Cyber Indonesia Muannas Alaidid berencana melaporkan seorang peramal, Mbak You, terkait ramalan Jokowi lengser dari jabatan presiden pada 2021. Peneliti menyatakan varian baru virus corona SARS-CoV-2 yang ditemukan di Inggris dan Afrika Selatan (Afsel) tidak mempengaruhi kerja vaksin Covid-19 buatan Pfizer-BioNTech.
Tim Penyelam Pramuka Bantu Basarnas Evakuasi Korban Sriwijaya Air

Minggu, 10-January-2021 17:20

Ilustrasi penyelam
Foto : Istimewa
Ilustrasi penyelam
0

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Satuan Tugas Pramuka Peduli ikut membantu  Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) mengevakuasi korban kecelakaan pesawat Sriwijaya Air yang jatuh di Kepulauan Seribu, DKI Jakarta pada Sabtu (9/1/2021) siang.

 “Ada dua Scout Diver yang diminta Basarnas menjadi tim penyelam. Kami sedang siapkan posko di Jakarta International Container Terminal (JICT) 2,” kata Fachrudi Fahim, Koordinator Lapangan Satgas Pramuka Peduli pada Minggu (10/1/2021).

Kedua pramuka penyelam itu adalah Abdul Wahab dan Oo Sudarna. Mereka  mendapat sertifikat internasional menyelam dan selama ini menjadi instruktur.  Selain itu ada 6 pramuka yang sudah di lokasi untuk membantu tim penyelam Basarnas.  Menurut Fachrudi Fahim, sejak Sabtu petang dia telah berkoordinasi dengan Pramuka Peduli yang ada di Kwartir Cabang Kepulauan Seribu untuk memantau evakuasi korban kecelakaan pesawat di pulaunya masing-masing.



Saat ini, Satgas Pramuka Peduli sedang membangun posko di  Jakarta International Container Terminal (JICT) 2, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Sejumlah anggota Pramuka Peduli dari Kwarcab Jakarta Utara membantu Fachrudi Fahim mendirikan posko tersebut. Posko ini digunakan untuk mengkoordinasi relawan pramuka dari berbagai daerah atau kwartir cabang. 

Wakil Ketua Kwarnas Pramuka Bidang Pengabdian Masyarakat, GKR  Mangkubumi menjelaskan telah menerima kesediaan 111 anggota Pramuka Peduli dari berbagai daerah untuk membantu Basarnas. “Mereka punya kualifikasi SAR dan selama ini membantu tim pencarian dan pertolongan jika ada bencana,” ujar GKR Mangkubumi.  Mereka akan mendapat surat tugas  dan disampaikan kepada Basarnas untuk membantu mengevakuasi korban.   

Pesawat komersial Sriwijaya Air tipe Boeing 737-500 jurusan Jakarta-Pontianak jatuh di Kepulauan Seribu. Pesawat tersebut membawa 6 awak dan 56 penumpang.  Kepada media, anggota tim penyelam Kopaska TNI AL, Mayor Laut Edi Tirtayasa mengatakan bahwa pesawat Sriwijaya Air SJ 182 ditemukan dengan kondisi hancur berkeping-keping di tempat penyelaman sekitar Perairan Kepulauan Seribu, Jakarta. 

 

Reporter : PD Djuarno
Editor : Sulha Handayani