Netral English Netral Mandarin
14:53wib
Amerika Serikat mengimbau warganya untuk tidak bepergian ke Indonesia karena angka penularan infeksi virus corona (Covid-19) yang dinilai tinggi dan kemungkinan adanya serangan teror. Tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) di RSD Wisma Atlet mulai mengalami peningkatan pada 3-4 pekan pasca-Lebaran. BOR RS sudah mencapai 75,19 persen.
Tindakan Rasial Meningkat di Eropa, Jimly: Siapkah Kita Stop Benci Etnis Tionghoa dan Arab? 

Rabu, 24-Maret-2021 08:00

Mantan Ketua MK Jimly Asshiddiqie
Foto : Istimewa
Mantan Ketua MK Jimly Asshiddiqie
23

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Jimly Asshiddiqie mengungkapkan sebagai bangsa yang majemuk dan penuh toleransi, Indonesia sudah sepatutnya meninggalkan perilaku kebencian terhadap etnis tertentu.

Apalagi, belum lama ini eskalasi kebencian terhadap etnis tertentu meningkat di Eropa. Maka dari itu, dia meminta kepada semua pihak untuk menyebarkan kedamaian dimana pun berada, tak terkecuali di Indonesia.

"Siapkah kita juga untuk berkata 'Stop kebencian kepada etnis Tionghoa dan Arab?'," tulis Jimly di akun Twitternya, Selasa (23/3/2021).

Seperti diketahui, Anggota dan pendukung komunitas warga Amerika-Asia berkumpul di Union Square, New York City, Amerika Serikat, dalam acara doa bersama bagi para korban serangan terhadap warga keturunan Asia di Atlanta, Georgia, AS, Selasa lalu.

Presiden Amerika Serikat Joe Biden dan Wakil Presiden Kamala Harris menyampaikan pelipur lara bagi warga Amerika-Asia yang tengah berduka pascaserangan mematikan di Atlanta, Negara Bagian Georgia, AS, awal pekan ini.

 Keduanya mengecam momok rasisme yang terkadang tersembunyi ”di depan mata” warga AS. Biden dan Harris menegaskan, tindakan dan kebencian terhadap orang lain tidak pernah dapat dibenarkan.

Kunjungan Biden dan Harris ke Atlanta waktu setempat atau Sabtu dini hari WIB itu terasa spesial. Kunjungan itu semula dijadwalkan sebagai bagian dari sosialiasi program stimulus ekonomi pemerintahan Biden-Harris.

 Namun, kunjungan tersebut juga dimanfaatkan untuk menyampaikan ungkapan duka, simpati, sekaligus dukungan bagi warga AS keturunan Amerika-Asia.

Enam warga AS keturunan Amerika-Asia tewas dalam sebuah penembakan yang dilakukan seorang warga kulit putih pada Selasa (16/3/2021) lalu. Total delapan orang tewas dalam peristiwa mengerikan itu.

Reporter : PD Djuarno
Editor : Sesmawati